Berita Bangka Barat
Kecelakaan di Tikungan Maut di Bangka Barat, Kaki Warga Palembang Terlindas Roda Truk LPG Pertamina
Kecelakaan lalu lintas terjadi di tikungan tajam, Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, Bangka Belitung, pada Selasa (26/7/2022).
Penulis: Nurhayati CC | Editor: nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kecelakaan lalu lintas terjadi di tikungan tajam, Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Selasa (26/7/2022).
Kecelakaan maut ini mengakibatkan seorang korban bernama Cesar Fridayat (19) warga asal Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, mengalami luka berat di kedua kakinya karena terlindas roda truk tangki LPG bertuliskan Pertamina.
Kejadian tabrakan ini terjadi sekitar jam 10.00 WIB, di mana saat kejadian dua pengendara sepeda motor Yamaha Aerox BG 3018 ADP yakni Cesar Fridayat (19) dan Rama Tri Laksmana (20) warga Palembang, Sumatera Selatan, tabrakan dengan truk tangki LPG milik Pertamina.
Baca juga: Diduga Pengedar Sabu, Oknum PNS Pemkab Bangka Selatan Terancam Dipecat, Sudah Sepekan Ditahan Polisi
Baca juga: Kabar Jamal Mirdad Pembunuh Ibu Kandung dalam Penjara, Sedih di Momen Idul Adha
Nahasnya kondisi Cesar Fridayat masuk ke bawah truk tangki LPG sehingga bagian kakinya terlindas roda.
Cesar harus mendapatkan perawatan intensif lantaran mengalami luka serius di bagian kakinya.
Sedangkan teman Cesar, Rama Tri Laksmana (20) dikabarkan tak mengalami luka akibat insiden ini.
Dari informasi sementara yang dihimpun, kecelakaan bermula saat pengendara, mobil tangki LPG Pertamina berkapasitas 1.3000 kg berpelat nomor B 9658 TFU melaju dari Muntok, Bangka Barat ke arah Pangkalpinang.
Setiba di tingkungan Desa Pelangas, Cesar yang mengendarai motor Aerox warna silver berpelat nomor BG 3018 ADP, bersama temannya Rama hendak melewati jalan menikung ke arah kiri masuk ke jalur kanan jalan sehingga bertabrakan dengan kendaraan Hino Truk Tangki Gas LPG Pertamina.
"Saat hendak melewati jalan menikung, sepeda motor itu terlalu melebar ke sebelah kanan jalan sehingga mengalami kecelakaan dengan kendaraan truk yang saat itu berada di arah yang berlawanan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat, Bripka Firman Lesmana seusai olah TKP, Selasa (26/7/2022) kepada Bangkapos.com.
Menurutnya, pengendara sepeda motor Cesar Fridayat mengalami luka cukup berat di kedua kakinya.
"Pengendara sepeda motor mengalami luka patah kaki kanan dan kiri, luka patah tangan sebelah kanan, luka robek di atas mata kaki kanan dan paha kanan," ucapnya.
Saat ini, pihak kepolisian Satlantas Polres Bangka Barat tengah menyelidiki lebih jauh kasus kecelakaan tersebut.
"Terkait penyebab utama kecelakaan lalu lintas ini, kami masih proses penyelidikan lebih lanjut karena kondisi pengendara motor belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Video Detik-detik Kecelakaan Beredar
Postingan video detik-detik setelah kecelakaan yang beredar, Cesar Fridayat masuk ke kolong truk tangki LPG beredar di media sosial (medsos).
Terlihat posisi kaki korban Cesar terlindas roda truk. Sementara, rekannya Rama Tri Laksmana tidak mengalami luka.
"Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Simpangteritip, namun langsung dibawa ke RSUD Sejiran Setason. Tidak ada korban jiwa, ada dua orang. Satunya masuk ke bawah mobil itu dan terlindas di bagian kaki, sementara satunya selamat," kata Kepala Desa Pelangas Willy Wahyudi saat dijumpai di Desa Pelangas, Selasa (26/7/2022).
Ia juga mengimbau kepada masyarakat ataupun pengendara yang melintas di wilayah tersebut agar berhati-hati lantaran jalan ini banyak tikungan tajam.
Selain itu, saat hujan, jalan tersebut licin sehingga rawan kecelakaan.
Mobil Sekda Ringsek

Pada hari yang sama Selasa (26/7/2022) kemarin juga kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Muntok-Pangkalpinang tepatnya lewat tikungan S, Desa Airlimau, Kecamatan Muntok, Bangka Barat.
Dari informasi dan video yang beredar di aplikasi WhatsApp, kecelakaan tersebut melibatkan mobil CRV berpelat merah milik kendaraan operasional Pemerintah Kabupaten Bangka Barat diduga milik Sekretaris Daerah Muhammad Soleh.
Terlihat juga dalam video tersebut, satu unit kendaraan truk juga rinsek di sebelah mobil CRV tersebut.
Belum diketahui peristiwa memakan korban jiwa atau tidak.
Baca juga: BMKG: Prakiraan Cuaca Hari Ini Bangka Belitung Cerah dan Berawan, Tak Ada Daerah Diguyur Hujan
Baca juga: Titik Penyesalan Jamal Mirdad, Terjerumus Perjudian hingga Nekat Membunuh Ibu Kandung
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengaku, mendengarkan kabar yang serupa terkait kecelakaan lalu lintas yang dialami oleh Sekda Bangka Barat, Muhammad Soleh.
Namun, dirinya menjelaskan tidak begitu tahu kejelasannya seperti dan apa sebab baru pulang dari perjalanan dinas di luar kota.
"Dengar-dengar seperti itu, tapi yang jelasnya saya masih belum tahu, saya hanya baru dapat kabarnya, saya saat ini sedang di luar kota," kata Bong Ming Ming, Selasa (26/7/2022).
Sementara itu, melalui pesan WhatsApp, Kasat Lantas Babar, Iptu Sianturi ketika dikonfirmasi Bangkapos.com meminta untuk menunggu informasi lebih lanjut.
Tips Menghindari Terjadinya Kecelakaan lalu Lintas
Jalan raya merupakan salah satu tempat yang tidak aman terutama untuk pengemudi kendaraan bermotor.
Dikutip dari Kompas.com, menurut Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, pengendara harus menyadari bahwa jalan raya merupakan tempat berbahaya, otomatis ada tingkat kewaspadaan terhadap kemungkinan kecelakaan meningkat.
“Jika tahu bahwa aktivitas berkendara merupakan hal yang berbahaya, kewaspadaan pasti akan meningkat. Kesadaran ini membuat pengeemudi mempersingkat waktu di jalan raya,” kata Jusri/
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.
1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum.
Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur.
Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.
7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong.
Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
9. Jangan lawan arus.
10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
(Bangkapos.com/Yuranda/Nurhayati/Kompas.com)