Jangan Anggap Sepele, Inilah 5 Ciri-ciri Seseorang di Santet dan Cara Mengatasinya
santet dalam jangka waktu tertentu bisa membuat seseorang lumpuh, gila hingga tewas mengenaskan
Dia menceritakan, yang diruqyah semua kalangan dari anak kecil sampai orang tua termasuk bayi yang kasusnya nangis dari jam 8 malam sampai pagi.
"Sihir masuk tergantung dari keimanan kita, kalau iman kuat tidak akan mudah dipasuki oleh sihir dan sebaliknya jika iman kita lemah maka akan mudah dimasuki," tuturnya.
Dijelaskannya, jin yang dikirim melalui santet misalnya lebih jahat ketimbang jin yang ketempelan, jin kiriman karena dihidupin diberikan makan seperti darah.
Pada kesempatan ini juga Bang Mael memberikan cara scaning diri apakah ada ketempelan jin.
"Yang harus dilakukan membaca Al-Fatihah. Pegang dada dan niatkan ya Allah izinkan saya merasakan jin yang ada dalam tubuh saya, apabila jin tersebut membuat hal yang tidak baik dalam tubuh saya hancurkan energi mereka dengan Al-Fatihah," sebutnya.
Berikut cara agar terhindar dari santet, sihir, teluh hingga pelet menurut Bang Mael:
-Jangan mengamalkan ilmu yang tidak sesuai dengan syariat Islam, tidak sesuai Sunnah Rasulullah karena itu membuka gerbang alam gaib yang akan masuk ke dalam tubuh kita dan diwariskan ke anak-anak kita itulah dinamakan Khodam keturunan;
-Selalu membaca bismillah apapun yang dilakukan atau aktifitas apapun agar jin-jin tidak mudah masuk ke dalam tubuh kita;
-Bersabar, dalam artian tidak mudah cepat marah, karena kalau tidak, jin akan mudah masuk ke dalam tubuh kita;
-Terus beribadah, tingkatkan iman dan taqwa kita semata-mata karena Allah Ta'ala, karena kalau tidak ibadah itulah peluang mereka untuk mendzholimi diri kita;
-Jadilah pribadi yang santun. Jangan sekali-sekali menyakiti orang, secara sadar maupun tidak sadar. Segera ucapkan maaf bila kamu merasa ada yang tidak beres antara hubunganmu dengan orang tertentu. Jaga juga perbuatanmu agar tetap disenangi banyak orang.
Sekali lagi, kamu boleh percaya ataupun tidak terkait hal-hal ini.
Memang pada akhirnya ilmu-ilmu semacam ini tidak akan lepas dari diri masyarakat Indonesia. Iri, dengki, marah, akan menggelapkan mata seseorang untuk tetap melakukan tindakan jahat ini.
Berikut beberapa jenis ilmu hitam santet yang masih populer di Indonesia yang dilansir Bangkapos.com dari sejumlah sumber.
1. Santet tali gaib
Santet ini sama halnya dengan ilustrasi sebuah tali.
Bisa dibilang santet paling mengerikan, pasalnya santet ini korbanya terus dijaga dan dikontrol dalam kurun waktu tertentu.
Biasanya akan ada semacam tali gaib yang tersambung antara korban dan pelaku.
Jika korban mulai kuat menghadapi santet, maka dukun atau pelaku akan mengisi santet lagi hingga tak ada habisnya.
2. Santet Khodam
Jenis santet ini bekerja ketika dukun atau pelaku santet mengirimkan makhluk halus seperti jin atau setan kepada korban.
Makhluk ini akan mengganggu korban hingga merasukinya.
Banyak korban dari santet ini yang bisa mengalami gangguan mental sampai menyebabkan kematian.
3. Teluh pelesit matimang
Santet ini berasal dari Kalimantan, bahkan sangat terkenal di masyarakat Dayak.
Korban yang terkena santet ini harus ditolong dalam 40 hari, jika tidak ia akan mengalami kematian yang sangat cepat.
4. Santet susuk konde
Santet ini sangat terkenal di tanah Jawa.
Santet susuk konde akan sangat berbahaya bagi manusia jika mengenai manusia.
Biasanya korban santet ini akan mengalami berbagai macam penyakit aneh-aneh yang tak masuk akal.
5. Buhul cacing abin
Santet yang terkenal di Sumatera ini menguasai urat saraf manusia.
Akibatnya orang bisa mengalami kelumpuhan atau mendapatkan penyakit yang aneh.
Jika tak segera diselamatkan maka korban akan meninggal dunia dengan rasa sakit yang sangat maksimal.
6. Santet lepas
Santet jenis ini biasanya dikirimkan oleh seseorang atau dukun kepada korban seperti peluru.
Santet ini masuk ke dalam tubuh dan dibiarkan begitu saja.
Orang yang mengirimnya hanya mengamati dari jauh akan reaksi dari korban.
7. Santet susuk
Jenis santet ini biasanya menggunakan benda-benda seperti jarum, paku, lidi, atau apapun itu yang bisa membuat penerima santet ini merasa kesakitan hingga ke ubun-ubun.
Biasanya media yang digunakan pun seperti boneka, foto atau benda lainnya.(sonora.id/bangkapos)