Heboh Penemuan 2 Mayat Bocah Mengapung di Laut, Ternyata Ini Penyebabnya
Warga Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar Pongok, Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung mendadak heboh, ternyata karena ini
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Warga Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar Pongok, Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung mendadak heboh.
Pasalnya, ada penemuan mayat dua bocah mengapung di tengah laut.
Kedua mayat tersebut ialah Eza (4) binti Agung dan Ade Lia binti Dedek (4) yang pertama kali ditemukan warga pada Minggu (31/7/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.
Baca juga: Kabar Baik, Mulai Agustus 2022 PNS Dapat Tambahan Gaji dan Tunjangan, Segini Besarnya
Baca juga: Usai Beli Mobil, Suami Malah Kecantol SPG Cantik, Nekat Check In ke Hotel, Sang Istri Syok Saat Tahu
Kepala Desa Tanjung Sangkar, Iswandi menyebutkan kedua bocah yang terseret gelombang ditemukan nelayan dalam keadaan sudah meninggal dunia.
Ia menceritakan pada pukul 09.00 WIB kedua korban bersama lima orang temannya sedang bermain air dan perahu di dipinggir pantai, saat itu air sedang keadaan surut.
Namun sekitar pukul 11.30 WIB kedua korban tiba-tiba hilang terseret oleh air atau gelombang, yang mengakibatkan keduanya hilang dari pinggir pantai.
"Tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB, ada nelayan kami bernama Din. Menemukan dua bocah perempuan ditengah laut," kata Iswandi
"Saat ditemukan kedua bocah dalam keadaan sudah meninggal dunia," ungkapnya
Iswandi menjelaskan kedua bocah perempuan tersebut, diduga terseret arus hingga ke tengah laut. Ketika bermain air laut disekitaran dermaga nelayan.
"Kronologis pastinya saya belum berani sampaikan, karena keluarga hingga malam ini masih sok berat," jelas Iswandi
Iswandi menuturkan satu korban merupakan warga Desa Tanjung Sangkar dan satu korban merupakan warga Toboali.
"Korban Eza warga kami, sedangkan Ade Lia merupakan warga Toboali," tuturnya
Sementara kedua jenazah korban tenggelam, sudah dibawah pihak kerumah masing-masing untuk dilakukan pemakaman.
Baca juga: Banyak Ditagih Utang, Bonge Nangis di Pinggir Jalan
Berikut beberapa tips aman saat kamu berenang di pantai.
1. Kenali Kondisi Pantai
Mengenali kondisi Pantai cukup penting kamu lakukan saat berkunjung ke sebuah Pantai apalagi jika niat berenang.
Kamu bisa mencari informasi dengan bertanya kepada pengelola Pantai atau mencari tahu lewat informasi-informasi lain bagaimana kondisi Pantai yang kamu kunjungi tersebut.
Cari tahu tentang aturan berenang dan juga larangan yang ada. Cari tahu juga spot mana saja yang aman dan yang berbahaya untuk berenang.
2. Pilih yang Ada Penjaga Pantainya
Jangan sembarangan memilih Pantai untuk berenang. Sebaiknya kamu berenang di tempat yang selalu diawasi oleh penjaga pantai.
Hal tersebut agar ketika kamu perlu pertolongan seperti tenggelam atau sebagainya, maka ada orang ahli yang siap menolong kamu
3. Cek Prakiraan Cuaca
Mencari tahu prakiraan cuaca juga harus kamu lakukan saat akan berkunjung ke pantai. Jika cuaca buruk, lebih baik urungkan niat kamu pergi ke Pantai apalagi berenang.
Saat cuaca buruk, ombak dilaut akan cukup besar sehingga sangat berbahaya jika kamu beraktivitas di bibir pantai.
4. Waspada ‘Rip Current’
Rip Current selalu mengintai pengunjung Pantai yang kurang berhati-hati. Rip Current merupakan arus laut yang bergerak sejajar dengan garis Pantai sehingga akan sangat kuat ketika arus tersebut kembali ke laut.
Arus ini berbeda dengan arus bawah atau undertow, karena Rip Current bergerak di permukaan air laut.
(Bangkapos.com/Adi Saputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/18022020_ilustrasi-tenggelam1.jpg)