Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Sekda Kota Pangkalpinang Minta Kaum Perempuan Berdaya, Ini Alasannya

Sekda Pangkalpinang, Radmida Dawam, menuturkan begitu pentingnya keterwakilan perempuan di dalam penentuan arah suatu kebijakan pemerintah.

Tayang:
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam berfoto bersama pengurus FPPI Provinsi Babel dan Kota Pangkalpinang usai pelantikan di Ruang OR Gedung Tudung Saji, Kamis (4/8/2022) sore 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Radmida Dawam, mengajak kaum perempuan agar dapat berdaya.

Dengan begitu, kaum perempuan untuk berperan aktif dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

Menurutnya, dengan semakin banyak komunitas suara perempuan dan anak, akan diakomodasi dalam pembangunan suatu bangsa. Usulan itu akan menjadi masukan pemerintah untuk menentukan suatu arah kebijakan yang bakal diambil.

"Jadi perempuan itu harus diberdayakan, jangan sampai terperdaya. Karena semakin banyak komunitas perempuan, semakin banyak suara perempuan dan suara anak itu akan terakomodasi," kata dia kepada Bangkapos.com usai menghadiri pelantikan Forum Pemberdayaan Permpuan Indonesia (FPPI) Kota Pangkalpinang di Ruang OR, Kamis (4/8/2022).

Radmida menuturkan begitu pentingnya keterwakilan perempuan di dalam penentuan arah suatu kebijakan pemerintah. Peningkatan partisipasi perempuan ini juga supaya pengambilan keputusan yang lebih akomodatif dan substansial.

Perempuan memiliki peran ganda alias double burden. Perempuan bisa memilih peran domestik dan publik. Oleh karena itu, supaya perempuan dapat berdaya dan maju harus meningkatkan kompetensinya, menjaga muruah, akhlak dan moralnya.

"Karena kita (perempuan) tidak hanya membawa peran domestik, tetapi juga peran publik di sini," ujar Radmida.

Dia mendorong kaum perempuan untuk mau terjun dan berkecimpung percaya diri dalam berkiprah di bidang politik. Radmida juga menekankan, perempuan jangan pernah mau menjadi objek pembangunan, namun harus menjadi pelaku dalam pembangunan bangsa.

Kaum perempuan harus cerdas dan wajib memiliki integritas serta kompetensi. Bagi dia, perempuan tidak cukup hanya cantik fisiknya saja, melainkan otak juga harus diisi.

Maka dari itu, ia meminta kaum perempuan jangan pernah gengsi bertanya, belajar kepada orang yang lebih mampu dan memiliki pengalaman.

"Maka jauhkan rasa iri dan dengki dan jangan ada persaingan tidak sehat. Saling mendukung saling berkoordinasi dalam suatu organisasi," tegasnya.

Walaupun begitu, Radmida memberikan pesan kepada para pengurus FPPI Kota Pangkalpinang yang baru saja dilantik dan dikukuhkan, agar dalam menjalankan hal itu harus mendapatkan izin dan ridho dari suami, serta harus ikhlas dalam bekerja.

Dia juga memberikan apresiasi dengan harapan forum ini bisa bermanfaat, khususnya bagi perempuan anak dan masyarakat Kota Pangkalpinang.

"Setop kekerasan kepada anak dan kekerasan kepada perempuan, karena dengan perempuan terlindungi dan berdaya Indonesia bisa maju," tegas Radmida.

Hadapi Kendala Bias Gender

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved