Minggu, 19 April 2026

Bangka Pos Hari Ini

Melati Erzaldi Berbunga-bunga Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung Paksian

Pakaian adat Bangka Belitung tersebut dikenakan Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan di depan MPR, Selasa (16/8/2022).

Editor: Novita
Instagram/sekretariat.kabinet
Presiden RI Joko Widodo tiba di Gedung DPR RI mengenakan baju adat Paksian dari Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Masyarakat Bangka Belitung layak berbangga, pasalnya di momen spesial kemerdekaan kali ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan Paksian, pakaian adat Bangka Belitung.

Pakaian adat Bangka Belitung tersebut dikenakan Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato kenegaraan di depan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Selasa (16/8/2022). Baju adat tersebut bernuansa hijau dengan tutup kepala berwarna kuning emas. Baju ini terdiri dari jubah panjang sebatas betis, celana panjang, selempang dan kain tenun cual khas Bangka.

Sedangkan untuk penutup kepala dipakaikan sungkon. Pada baju terdapat ornamen hiasan bermotif Pucuk Rebung. Satu di antara publik Bangka Belitung yang paling berbunga-bunga atas apresiasi Presiden RI yang mengenakan pakaian adat Bangka Belitung tersebut adalah Melati Erzaldi.

Melati bahkan sempat harap-harap cemas setelah Paksian yang ia kirimkan ke istana tersebut benar-benar dikenakan orang nomor satu di Republik ini di perhelatan spesial kenegaraan.

"Seneng sekali rasanya. Pakaian adat Bangka Belitung akhirnya dikenakan Bapak Presiden di momen spesial. Sempat deg-degan, lantaran ini menjadi satu dari obsesi sejak saya mendampingi Bapak memimpin Bangka Belitung," kata Melati kepada Bangka Pos, Selasa (16/8/2022).

Melati juga bercerita bagaimana ia kembali bersemangat menyiapkan Paksian ke istana, setelah tahun sebelumnya, Paksian belum berjodoh tampil di perhelatan resmi kenegaraan. Melati mengaku pada awal Agustus, pihaknya kembali dihubungi istana terkait dengan pakaian adat Bangka Belitung yang akan dipakai Presiden, baik di tanggal 16 Agustus maupun 17 Agustus.

Setelah berdiskusi terkait konsep dan filosofi dari pakaian yang akan dikenakan Presiden, Melati akhirnya memilih warna hijau yang menandakan kesejukan, ketenangan, keberuntungan serta kesetiaan.

"Pihak Istana melalui protokol berdiskusi panjang termasuk warna dan filosofinya. Akhirnya kita memutuskan warna hijau dan pakaiannya sudah sampai ke Istana sejak 14 Agustus lalu," imbuh Melati.

Diakui Melati, setelah dihubungi Istana, Melati langsung berkoordinasi dengan Astari Gallery yang menyiapkan Paksian sesuai dengan filosofi yang diinginkan istana.

"Apa yang kita saksikan kali ini adalah kebanggaan bagi masyarakat Bangka Belitung, utamanya saya dan Bu Astari yang menyiapkan segalanya dan tentunya Bapak (Erzaldi, red) juga. Kita berharap dengan tampilnya Paksian menjadikan masyarakat Bangka Belitung menjadi lebih bangga terhadap Bangka Belitung. Selain itu, kita juga berharap Bangka Belitung lebih dikenal sehingga menciptakan pertumbuhan," imbuh Melati yang mengaku masih tak bisa menutupi kegembiraanya.

Ia menyadari, saat ini statusnya memang sudah purna tugas sebagai pendamping dari orang nomor satu di Bangka Belitung. Namun demikian, ia mengaku rasa cintanya terhadap Bangka Belitung tak pernah punah.

Baju adat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dikirimkan Melati Erzaldi adalah modifikasi. Sebab sesuai pakemnya, Paksian yang merupakan perpaduan antara budaya Melayu, Tionghoa dan Arab ini berwarna dominan merah. Stelan Paksian yang dikirim ke istana lengkap mulai dari Paksian (jubah panjang sebatas betis), selempang, celana panjang dan kain tenun cual.

Tak ketinggalan melengkapi Paksian tersebut adalah Sungkon atau penutup kepala. Menurut Melati, motif Paksian yang dikenakan presiden Jokowi tetap memakai pakemnya, yaitu motif pucuk rebung yang menggambarkan kerukunan.

"Ini benar-benar pakaian yang melambangkan bagaimana kerukunan masyarakat Bangka Belitung yang tetap terjaga hingga saat ini," kata melati.

Ridwan Merinding

Sumber: bangkapos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved