Bangka Pos Hari Ini
Karyawan PT Selalu Jaya Sejahtera di Belitung Geger, Ada Mayat di Halaman Belakang Mess Kantor
Seorang pria mengenakan kaos lengan panjang hitam dan celana jeans hitam, ditemukan tewas di halaman belakang mes PT Selalu Jaya Sejahtera
BANGKAPOS.COM -- Seorang pria mengenakan kaos lengan panjang hitam dan celana jeans hitam, ditemukan tewas di halaman belakang mess PT Selalu Jaya Sejahtera (SJS), di Jalan Kelapa Gading, Tanjungpandan Kamis (18/8). Korban adalah Erik Fidiyanto (30) warga asal Jalan Payung Batu RT 09/03 Kelurahan Payung, Lampung
Tengah.
Mayat Erick ditemukan dalam keadaan tali menjerat lehernya.
Menurut Penanggungjawab PT Selalu Jaya Sejahtera, Hari lelaki tersebut bernama Erik dan bukan
pekerja perusahaan.
“Ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Dia (korban) bukan karyawan kami tapi kenal dengan pegawai
kami yang tinggal di sini,” ujar Hari kepada harian ini, Kamis (18/8/2022).
Hari menyebutkan penemuan mayat bermula ketika Teguh karyawan setempat yang sedang tidur terkejut
mendengar teriakan Ferdinand rekan kerjanya sekitar pukul 09.00 WIB.
Baca juga: Gawat Ada Kerajaan Sambo di Internal Polri, Tiga Klaster Terlibat, Putri Candrawathi Diperiksa
Baca juga: Cuaca Hari Ini, BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Disertai Angin Kencang di 4 Daerah Bangka Belitung
Ferdinand kaget melihat mayat Erik di halaman belakang mess kantor.
Teriakan itu membangunkan Teguh hingga membuatnya terkejut saat berjalan ke teras belakang.
“Jadi langsung melapor lah ke Polsek Tanjungpandan,” kata Hari.
Menurut Hari korban memang sering berkunjung ke Kantor PT Selalu Jaya Sejahtera karena kenal dengan salah satu karyawan. Namun berdasarkan informasi, korban yang bekerja sebagai penambang timah itu baru saja pulang dari Lampung.
“Korban semalam baru sampai dari Lampung. Memang dia orang Lampung,”
kata Hari.
Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto menduga kejadian penemuan mayat di Jalan Kelapa Gading, Kelurahan Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan tidak mengandung unsur tindak pidana.
Menurutnya korban yang diketahui bernama Erik itu mengakhiri hidupnya dengan cara tidak wajar.
Kemudian, berdasarkan hasil visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
“Untuk dugaan itu kejadian gantung diri dan dari hasil visum luar juga tidak ditemukan kekerasan di tubuh korban,” ujar Edi saat dihubungi harian ini Kamis (18/8/2022).
Ia menjelaskan kronologis kejadian saksi Ferdinand hendak menemui rekannya Teguh karyawan PT
Selalu Jaya Sejahtera di lokasi kejadian sekitar pukul 08.45 WIB. Tujuannya untuk mengajak Teguh
menyiapkan kendaraan.
Baca juga: Tri Cahya Karnawati Gemetar Saat Baju Rancangannya Dipakai Jokowi, Perkenalkan Pakaian Adat Babel
Baca juga: Provinsi Bangka Belitung Inflasi Nomor Tiga Tertinggi se-Indonesia, Pemprov Bakal Cari Solusinya
Setibanya di lokasi, Ferdinand langsung menuju teras belakang dengan niatan menaruh helm. Tetapi, saksi
justru melihat seseorang dalam kondisi terbaring dengan leher terjerat tali yang terikat di kayu atap teras.
“Saksi lalu berteriak memanggil temannya Teguh di dalam rumah. Ketika Teguh datang, dia juga berteriak memanggil korban,” ungkap Edi.
Kemudian, lanjut Edi, saksi pertama yaitu Ferdinand mengarahkan temannya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
(Posbelitung.co/Dede Suhendar/Disa Aryandi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220819-bangka-pos1.jpg)