Mahfud MD Modifikasi Kutipan Ibnu Taimiyah, Singgung Polisi Jelek, Ini Versi Aslinya
Mahfud MD Modifikasi Kutipan Ibnu Taimiyah, Singgung Polisi Jelek, Ini Versi Aslinya
BANGKAPOS.COM - Ketua Kompolnas yang juga Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan pandangannya soal peran polisi di suatu negara.
Ia menggambarkan pandangannya dengan memodifikasi kutipan Ibnu Taimiyah.
Sekadar diketahui, Ibnu Taimiyah adalah cendekiawan Islam terkenal.
Hal ini Mahfud MD ungkapkan dalam rapat bersama Komisi III DPR dengan agenda pemaparan kasus terbunuhnya Brigadir J.
Pada rapat itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, bagaimana pun keberadaan polisi tetap dibutuhkan.
"Kalau bicara potret polisi. Potret polisi itu sebenarnya di mata masyarkat memandang sangat bagus dan sangat perlu. Di mana itu? Hasil survei Kompas. Polisi itu terbaik nomor satu dari empat aparat penegak hukum," katanya di Kompleks Parlemen, Senin (22/8/2022).
Di akhir rapat, Mahfud pun mengutip pendapat cendekiawam Islam Ibnu Taimiyah yang sudah dimodifikasi.
"Lebih baik 60 tahun dengan polisi jelek, dari pada semalam tanpa Polisi. Semalam saja tidak ada polisi, besoknya negara hilang," kata Mahfud di Komisi III DPR.
Baca juga: Mahfud MD Sebut Sosok Jenderal Bintang 3 Mau Mengundurkan Diri Kalau Ferdy Sambo Tak Jadi Tersangka
Pendapat Ibnu Taimiyah tersebut sebenarnya bicara tentang pemerintahan yang zalim, yang berbunyi, "60 tahun dengan pemerintahan tiran, lebih baik daripada semalam tanpa pemerintahan."
Pendapat Ibnu Taimiyah tersebut dicetuskan pada sekitar 1256 Masehi bersamaan dengan jatuhnya Baghdad ke tangan pasukan Tartar.
Usai peperangan terjadi kekosongan pemerintahan sehingga terjadilah kerusuhan dan kekacauan.
Dari sinilah muncullah pendapat tersebut, yang juga disebut fatwa Ibnu Taimiyah.
Oleh Mahfud MD, pendapat tersebut dimodifikasi untuk menjelaskan pentingnya polisi dalam sebuah negara, meski para personilnya buruk.
Sebelumnya, dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Mahfud menyatakan harus diusut tuntas.
"Kasus pembunuhan Brigadir J sangat penting bagi pemerintah karena menyangkut kepercayaan kepada masyarakat terhadap Polri," kata Mahfud MD saat dialog dalam acara Satu Meja The Forum KOMPAS TV, Rabu (10/8/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220808-Menteri-Koordinator-Bidang-Politik-Hukum-dan-Keamanan-Mahfud-MD-oke.jpg)