Kisah Cewek Bogor Terjebak Jadi Pelayan Lelaki Hidung Belang di Warung Kopi
Kisah Cewek Bogor Terjebak Jadi Pelayan Lelaki Hidung Belang di Warung Kopi
Penulis: Dedy Qurniawan CC | Editor: Dedy Qurniawan
BANGKAPOS.COM - Malang betul kisah seorang cewek Bogor berinisial RD, 19 tahun.
Ia terjebak kerja menjadi pelayan pria hidung belang pada sebuah tempat berkedok warung kopi di Belitung Timur.
RD diduga jadi korban penipuan dan perdagangan orang dari sebuah penyalur kerja, RD (19).
Ia bahkan disebut dimintai tebusan Rp7 juta rupiah supaya bisa terbebas dari pekerjaannya itu.
Awalnya, RD berhubungan dengan sebuah penyalur kerja di luar Belitung untuk bekerja di Belitung Timur.
RD sempat membayar sebesar Rp800 ribu sebagai syarat untuk bisa disalurkan ke tempat tujuan kerja.
Saat itu dia mendaftarkan diri bersama temannya.
Temannya ditempatkan di Jambi dan sementara dirinya di Belitung Timur.
Namun, saat sampai di Belitung Timur, ternyata dia dipekerjakan sebagai teman minum dan pemuas nafsu pria di sebuah warung kopi di Manggar.
Kisah RD ini diungkap Kepala Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Imelda Handayani.
Kata dia, RD tidak terima dengan keadaan tersebut.
Karenanya, dia langsung melapor kepada orang tuanya di Bogor.
Imelda mengatakan belum mengetahui pasti apa perjanjian antara penyalur kerja, korban, dan pihak tempat kerja RD yang berkedok warung kopi.
"Kebetulan orang tuanya punya saudara jauh yang ada di Belitung Timur. Jadi saat didatangi ke warkop oleh saudara tersebut, ternyata pihak warkop meminta uang tebusan Rp7 juta supaya RD bisa keluar," ungkap Imelda kepada posbelitung.co, Kamis (25/8/2022).
Karena tidak punya uang, RD harus menunggu beberapa hari sampai uang terkumpul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220113-mantan-psk.jpg)