Minggu, 12 April 2026

Dipimpin Ferdy Sambo, Satgasus Merah Putih Dibubarkan, Rizal Ramli Minta di Audit Aliran Dananya

Satgasus yang sempat dipimpin Ferdy Sambo ini tidak hanya dibubarkan saja, melainkan harus diaudit secara menyeluruh.

Editor: M Zulkodri
Capture Youtube
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang juga ketua Satgasus Merah Putih menjalani sidang kode etik di gedung TNCC, Mabes Polri, Kamis (25/8/2022). Pakar ekspresi, Kirdi Putra mempertanyakan ada apa di balik gestur santai Ferdy Sambo saat menjalani sidang etik dan profesi hari ini. 

BANGKAPOS.COM----Tokoh nasional Rizal Ramli menyoroti pembubaran satuan tugas khusus (satgasus) merah putih yang dipimpin oleh Irjen Ferdy Sambo.

Dirinya menilai satgasus yang sempat dipimpin Ferdy Sambo ini tidak hanya dibubarkan saja, melainkan harus diaudit secara menyeluruh.

Selain memimpin Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Irjen Ferdy Sambo juga memimpin satuan tugas khusus (Satgasus) Merah Putih yang masa tugasnya akan berakhir 31 Desember 2022.

Satuan tugas ini dibentuk pada 2017 oleh Jenderal Tito Karnavian selaku Kapolri saat itu

Kini satuan tugas tersebut, sudah dibubarkan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo ketika kasus pembunuhan brigadir J mencuat.

Rizal Ramli
Rizal Ramli (Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com)

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo saat konferensi pers di Mako Brimob Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022).

"Tentang Satgasus Polri, pada malam hari ini juga, bapak Kapolri secara resmi sudah menghentikan kegiatan dari Satgasus Polri," kata Irjen Dedi Prasetyo.

"Artinya sudah tidak ada lagi Satgasus Polri," ujarnya menambahkan.

Pembubaran Satgasus menurut Rizal Ramli tidak serta merta selesai begitu saja. Tetapi harus ada audit, sebab Rizal Ramli menduga adanya transaksi hitam satgasus.

Rizal Ramli menilai, "Ini ada transaksi hitam satgasus. Ini yang harus diaudit, uangnya dari mana, dari judi, dari narkoba," kata Rizal Ramli dalam diskusi Total Politik bertajuk Kasus Sambo di Jalan Politik’ secara virtual, Jumat (26/8/2022) seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Tidak cukup satgasus dihapus. Tetapi harus dibuka polanya, dipelajari aliran dananya dan dipertanggungjawabkan. Karena kalau enggak, ini betul-betul kegiatan mafia lah di dalam polisi, ujarnya menambahkan.

Audit tersebut, lanjut dia, di antaranya ialah untuk mencari pertanggungjawaban atas persetujuan kegiatan satgas.

Namun, lanjut Rizal, dirinya tidak setuju jika itu dilimpahkan ke Kapolri.

Ia mengambil contoh Kepala Kepolisian Jepang yang baru saja mengundurkan diri terkait insiden penembakan yang menyebabkan eks Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe meninggal dunia.

Kepala Polisi Jepang, kata dia, mengundurkan diri lantaran dianggap bertanggung jawab dan tidak mampu melindungi Abe sebagai pejabat di Negeri Matahari Terbit itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved