Bangka Pos Hari Ini
Tangan Ferdy Sambo Diborgol Plastik, Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Berlangsung 7,5 Jam
Kedua tangan Ferdy Sambo diikat dengan borgol plastik warna putih saat mengikuti rekonstruksi pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
Sementara itu Putri Candrawathi datang dengan mengenakan busana serba putih hingga sepatunya juga.
Menyusul Sambo dan istri, tiga tersangka lainnya yakni Bharada E, Bripka RR, dan KM tiba dengan kawalan rantis Brimob.
Tampak ketiga tersangka mengenakan baju tahanan oranye dengan kawalan personel Brimob.
Tampak juga petugas LPSK yang mendampingi Bharada E mengingat statusnya yang telah menjadi justice collaborator.
Berikan Senpi
Adegan rekonstruksi diawali dengan Bripka Ricky Rizal yang sempat memberikan senjata api (Senpi) kepada Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sebelum perjalanan pulang dari Magelang, Jawa Tengah, menuju Jakarta.
Dalam rekonstruksi itu, terlihat Bripka Ricky sempat menyerahkan senpi kepada Bharada E sebelum pulang dari Magelang menuju Jakarta.
Lalu, senpi itu diletakkan Bharada E ke dalam mobil minibus berwarna hitam.
Setelah itu, Bharada E juga duduk di dalam mobil atau tepatnya di samping pengemudi.
Selanjutnya, tersangka Kuat Maruf tampak masuk di ruang kemudi.
Terlihat pula, Putri Candrawathi dan asisten pribadinya tampak duduk di posisi belakang mobil kemudi.
Sedangkan, Bripka Ricky tampak tidak berada di mobil yang sama dengan Putri saat pulang dari Magelang.
Dalam rekonstruksi di Magelang yang digelar di aularumah pribadi Sambo, Jalan Saguling III, Duren Tiga itu, total terdapat 16 adegan yang diperagakan para tersangka.
Adapun adegan penyerahan senjata api merupakan adegan ke-16.
Saat memeragakan adegan di Magelang, ada 4 tersangka yakni Putri Candrawathi, Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR
atau Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220831_Bangka-Pos-Hari-Ini-Halaman-01.jpg)