Breaking News:

Doa

Bacaan Doa Pelancar Rezeki yang Dibaca saat Keluar Rumah dan Doa Pendek Utang Segunung Cepat Lunas

Dengan nama Allah yang menguasai diri, harta, dan agamaku. Tuhanku, kondisikan batinku agar rela menerima ketentuan-Mu. Berkatilah aku pada semua...

Ho/ Tribun-Medan.com
Doa Islam Al Quran 

Bacaan Doa Pelancar Rezeki yang Dibaca saat Keluar Rumah dan Doa Pendek H utang Segunung Cepat Lunas

BANGKAPOS.COM -- Dalam upaya mendapatkan rezeki, ada berbagai usaha yang dilakukan setiap manusia. 

Selain melakukan usaha dengan jalan yang halal agar bisa mendapatkan berkah dari Allah SWT, juga diperlukan doa.

Sebagai perantara antara manusia dengan Allah SWT, doa menjadi hal penting dan utama untuk dilakukan.

Dalam kitab Adzkar Imam Nawawi disebutkan sebuah doa pelancar rezeki.

Adapun doa ini merupakan doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dari riwayat Ibnu Umar. Dibaca ketika berada di luar rumah mencari rezeki halal.

Baca juga: 12 Doa Dahsyat, Hasbunallah Wanikmal Wakil Hingga Mendatangkan Harta Sebumi Ilmu Selangit

Baca juga: Doa Saat Terlilit Utang hingga Doa Minta Dibukakan Pintu Rezeki, Utang Terbayar Rezeki Melimpah

Baca juga: 5 Bacaan Doa Agar Terlihat Cantik dan Bercahaya, Aura Wajah Terpancar Setiap Hari

Lewat doa ini, kita berharap kepada Allah untuk membuka pintu-pintu rezeki di luar rumah.

Selain itu, juga memohon kepada-Nya untuk memberikan ketenteraman batin di tengah kondisi finansial yang mungkin sedang tidak bagus.

Lewat sebuah hadis, Nabi mengingatkan tentang rezeki dan kenapa manusia harus ikhtiar menjemput rezeki tersebut.

Dari Umar bin Khattab RA, ia berkata, "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Jika kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian seperti seekor burung, pagi-pagi ia keluar dari sarangnya dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang," (HR. Ahmad dan Turmudzi)

Satu hal yang perlu diberi catatan, tiap doa juga harus diikuti dengan ikhtiar sungguh-sungguh dan tidak boleh diam begitu saja.

بِسْمِ اللهِ عَلَى نَفْسِي وَمَالِي وَدِيْنِيْ. اَللَّهُمَّ رَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَا قُدِّرَ لِيْ حَتَّى لَا أُحِبَّ تَعْجِيْلَ مَا أَخَّرْتَ وَلَا تَأْخِيْرَ مَا عَجَّلْتَ

Bismillâhi ‘ala nafsî wa mâlî wa dînî. Allâhumma radhdhinî bi qadhâ’ika, wa bârik lî fîmâ quddira lî hattâ lâ uhibba ta‘jîla mâ akhkharta, wa lâ ta’khîra mâ ‘ajjalta.

Artinya: “ Dengan nama Allah yang menguasai diri, harta, dan agamaku. Tuhanku, kondisikan batinku agar rela menerima ketentuan-Mu. Berkatilah aku pada semua yang ditakdirkan untukku sehingga aku enggan menyegerakan apa yang Kau tunda dan enggan menunda apa yang Kausegerakan.”

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved