Minggu, 10 Mei 2026

Berita Pangkalpinang

Petugas SPBU di Pangkalpinang Lepas Papan Harga BBM Lama, Harga Pertalite dan Solar Resmi Naik

Petugas SPBU, Andi, mengatakan, setelah proses penyesuain harga, para pembeli akan diberlakukan harga terbaru sesuai arahan pemerintah.

Tayang:
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Petugas SPBU melepas papan harga BBM lama dan diganti dengan daftar harga baru, Sabtu (9/3/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sebanyak tiga orang petugas SPBU 24331102 di Jalan A Yani, dekat Pasar Pagi Kota Pangkalpinang pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB, terlihat melepas papan harga BBM jenis pertalite, solar dan pertamax yang lama.

Papan harga tiga jenis BBM itu akan digantikan dengan harga yang baru naik per hari ini. Hal itu sesuai arahan pemerintah yang resmi mengumumkan kenaikan harga BBM pada Sabtu, (3/9/2022).

Ada tiga jenis BBM yang harganya naik, yakni pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter dan pertamax nonsubsidi dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

Usai melepas papan harga BBM tersebut, Ferry satu di antara petugas SPBU sibuk menghampiri pembeli. Dia menyampaikan kepada pembeli bhawa ada kenaikan harga dan belum bisa membeli, sebab harus menunggu terlebih dulu.

Dari pantauan Bangkapos.com, sekitar 30 menit, tidak ada transaksi pembelian BBM sebab dalam proses penyesuaian harga. Petugas mulai melakukan pengaturan untuk mengubah harga BBM per liter pada mesin dispenser SPBU.

Petugas SPBU, Andi, mengatakan, setelah proses penyesuain harga, para pembeli akan diberlakukan harga terbaru sesuai arahan pemerintah.

"Iya sudah mulai naik. Ini kita lepaskan papan harga, mau ganti dengan yang baru. Kita juga lagi menyesuaikan pada mesin itu, setelah itu baru nanti bisa melakukan pembelian lagi," kata Andi di sela kesibukan proses penyesuaian harga BBM yang baru naik itu.

Terlihat di lokasi SPBU, masyarakat yang datang pada pukul 14.30 WIB mengantre dan kebingungan karena kondisi tersebut. Satu per satu pelanggan kendaraan roda dua terlihat memutuskan pulang, enggan untuk mengantre lagi.

Namun pelanggan roda empat masih tetap mengantre dan menerima penjelasan dari petugas SPBU. Tak berapa lama, pelanggan kendaraan roda dua mulai kembali mengantre di SPBU tersebut.

Kemudian sekitar pukul 15.10 WIB, transaksi pembelian BBM, baik jenis pertalite, solar dan pertamax, sudah kembali berjalan seperti biasa, namun dengan harga baru.

Sementara itu, dari pantauan Bangkapos.com, sekitar pukul 15.30 WIB, di SPBU Bacang, Bukit Intan,  Pangkalpinang, papan harga BBM sudah diganti dengan daftar harga yang baru.

Baik pelanggan kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat, terlihat mengantre dan membeli BBM dengan harga baru.

Rita : Naik Kok Sampai Rp2 Ribuan Lebih?

Di sela-sela antrean tepat di depan mesin dispenser SPBU yang sudah tertera harga baru, seorang warga bernama Rita mengeluh.

"Lah naik rupanya, mahal ya jadinya. Seliter Rp10 ribu, ngelus dada," ujar Rita sambil menatap ke arah tulisan pertalite Rp10 ribu.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved