Jumat, 8 Mei 2026

Inilah Manfaat Isi Bensin Full Tank yang Tak Diketahui Pengendara

Dilansir website MyPertamina, mengisi bensin full tank ternyata punya manfaat pada performa mesin dalam jangka panjang.

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Evan Saputra
Tribunnews
Ilustrasi BBM Pertalite 

BANGKAPOS.COM - Urusan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) ada dua kebiasaan yang biasa ditemukan.

Pertama adalah orang yang selalu mengisi sampai full tank, dan satu lagi hanya seadanya saja tidak sampai penuh atau dicicil saat perjalanan.

Dari dua kebiasaan tersebut, kira-kira mana yang lebih baik? Apa mengisi sampai penuh atau dibiarkan saja setengah tangki?

Dilansir website MyPertamina, mengisi bensin full tank ternyata punya manfaat pada performa mesin dalam jangka panjang.

Baca juga: Inilah Daftar Motor dan Mobil yang Bakal Dilarang Isi Pertalite, Buruan Cek Kendaraan Kamu

Saat tangki bahan bakar sudah tinggal setengah, sebaiknya sesegera mungkin diisi, tanpa harus menunggu sampai ada di garis merah.

Terutama pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar solar.

Selain itu, bensin full tank juga diwajibkan pada mobil yang akan ditinggal selama beberapa hari. Sebenarnya kenapa bensin full tank itu penting?

Mencegah tangki berembun

Alasan utama kita harus mengisi tangki bahan bakar hingga penuh adalah agar tidak timbul embun di tangki.

Karena kalau tangki dibiarkan kosong dalam waktu tertentu, pasti akan diisi dengan udara.

Inilah yang kemudian berubah menjadi embun. Embun kemudian akan berubah menjadi air. Air dari embun inilah yang bisa membahayakan bahan bakar dan mesin mobil.

Mencegah karat pada tangki

Selain itu, air di tangki bahan bakar bisa menimbulkan karat.

Apalagi kalau Anda menggunakan mobil tua. Karat sangat rentan terbentuk.

Kalau karat sampai tercampur dengan bahan bakar, maka ini bisa menyumbat karburator. Serpihannya juga bisa menyumbat sistem injeksi mobil.

Mencegah penurunan performa

Mesin mobil yang tersendat-sendat biasanya terjadi pada kendaraan yang berbahan bakar solar.

Karena itu, untuk kendaraan yang menggunakan mesin diesel sangat disarankan untuk mengisi bahan bakar bila tangki sudah kosong setengahnya.

Karena kalau dibiarkan, kendaraan yang berbahan bakar solar bisa-bisa malah tak mau menyala mesinnya.

Isi bensin full tank memang penting. Tetapi yang tidak kalah penting adalah mengisi bahan bakar kendaraan sesuai dengan anjuran.

Jangan sampai kekurangan, tapi jangan sampai kelebihan juga.

Mengisi bahan bakar terlalu banyak hingga luber bisa berbahaya.

Kalau sampai terlalu banyak, sistem keamanan SPBU secara otomatis akan menyedot kembali bahan bakar yang berlebih.

Selain itu juga sangat berbahaya jika bahan bakar sampai tumpah.

Terutama kalau sampai bersentuhan dengan api dari berbagai sumber, bisa dari knalpot dan lain-lain. Kelalaian kecil seperti ini bisa menimbulkan api yang besar dan membahayakan banyak orang.

Bahan bakar yang tumpah dan mengenai ban motor juga bisa menyebabkan kerusakan pada ban. Begitu pula bila terkena komponen lainya.

Tak hanya mengisi bensin mobil full tank saja yang dianjurkan, tetapi sangat penting pula untuk memilih jenis BBM yang sesuai dengan mesin yang digunakan

(Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved