Senin, 13 April 2026

Kapolda Jatim dan Kapolda Sumut Buka Suara soal Kasus Pembunuhan Brigadir J

Irjen Nico Afinta dan Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak sama-sama membantah terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Editor: fitriadi
Foto Banjarmasin Post/Tribun-Medan.com/Kolase Tribun Manado
Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak buka suara soal nama mereka disebut-sebut terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Nico Afinta dan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak buka suara soal nama mereka disebut-sebut terkait kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Nico Afinta dan RZ Panca Putra Simanjuntak sama-sama membantah terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Bantahan dua kapolda ini diungkapkan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (9/9/2022).

"Bapak Kapolda Jatim dan Sumut telah memastikan tiga pernah menghadap siapapun Pati Polri untuk mencoba mengintervensi kasus tersebut.

Baca juga: Inilah AKP Dyah Candrawati Polwan Pertama yang Terseret Kasus Brigadir J, Anak Buah Ferdy Sambo

Baca juga: Inilah Detik-detik Bripka Ricky Rizal Tolak Permintaan Ferdy Sambo Tembak Brigadir J

Baca juga: Bukan Uang Tutup Mulut, Uang Rp500 Juta dari Ferdy Sambo ke Bripka RR kata Pengacara Buat Bayar Ini

Mereka juga menyatakan tidak terlibat dalam skenario apapun dalam perkara tersebut," kata Irjen Dedi Prasetyo dikutip dari Tribun Network.

Namun, Dedi tidak menyebut soal Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang namanya juga terseret dalam isus tersebut.

"Sudah jelas sampai saat ini belum ada dari itsus terkait hal tersebut," ucapnya.

Dedi menyebut saat ini tim khusus (timsus) maupun Inspektorat Khusus (Itsus) Polri terus bekerja secara transparan dan profesional sesuai fakta penyidikan yang ada untuk mengusut kasus itu.

"Baik timsus maupun irsus terus bekerja maksimal untuk mengusut tuntas kasus ini. Hal ini sebagaimana arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi juga mengungkapkan Itsus juga belum melakukan pemeriksaan dan pendalaman soal informasi keterlibatan ketiga Kapolda itu.

"Sudah saya tanyakan kepada Pak Irwasum maupun Irsus, sampai saat ini Irsus belum memanggil yang bersangkutan atau belum melakukam pendalaman. Jadi belum ada," ungkapnya.

Mabes Polri Tak Mau Berandai-andai

Sebelumnya, Mabes Polri menyatakan pihaknya tak mau berandai-andai soal nama Kapolda yang terus menjadi sorotan di pusaran penanganan kasus kematian Brigadir J.

"Itu ranahnya dari irsus, saya tidak berandai andai. Saya hanya menyampaikan dari apa yang disampaikan oleh Irsus atau Propam misalnya," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Dedi menuturkan bahwa pihaknya masih belum mendapatkan informasi apapun terkait peran Kapolda seperti yang beredar di media sosial.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved