Jumat, 10 April 2026

Tak Bisa Tertekuk atau Rusak, Ternyata Ini Bahan untuk Membuat Uang Kertas Brunei Darussalam

Uang kertas di Brunei Darussalam tak mudah lusuh, kusut, bahkan rusak meski tergiling di mesin cuci.

YouTube Wulan's Life
Konten mata uang Brunei 

BANGKAPOS.COM -- Tak bisa tertekuk atau rusak, ternyata ini bahan pembuatan uang kertas Brunei Darussalam.

Uang kertas Brunei Darussalam memang menarik untuk dibahas.

Lantaran mata uangnya yang memiliki nominal unik hingga Rp100 juta satu lembarnya.

Ternyata tak cuma itu, uang kertas Brunei Darussalam ternyata memiliki keunikan lain.

Yakni tak gampang rusak saat tergiling mesin cuci dan tertekuk.

Baca juga: Rahasia Suami Punya 8 Istri Muda Tinggal Serumah, Tiap Malam 2 Orang Tunggu Giliran, Semuanya Memuji

Baca juga: Kisah Yosua Thomas Sosok Asli Taslim Keponakan Kang Murad Preman Pensiun 6, Rupanya Dulu Kerja Gini

Baca juga: Siapa Bjorka? Sosok Hacker yang Disebut Bakal Bocorkan Dokumen Rahasia Presiden Jokowi

Baca juga: Indah Permatasari Unggah Potret Bertiga, Istri Arie Kriting Tulis Pesan untuk Anak Pertamanya

Hal ini tentunya sangat berbeda dengan uang kertas di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Youtuber bernama Wulan, seorang WNI (Warga Negara Indonesia) yang menetap di Brunei.

Melalui kanalnya, Wulan's Life, Wulan menjelaskan terkait uang kertas di Brunei.

Uang kertas itu tak akan bisa tertekuk meski sudah dilipat. 

Uang tersebut juga tak mudah lusuh, kusut, bahkan rusak meski tergiling di mesin cuci.

"Kalau tertekuk atau tak sengaja digiling di mesin cuci tidak akan rusak," ujar Wulan.

Wulan membeberkan bahwa uang kertas tersebut terbuat dari bahan polimer. 

Tentunya hal ini jauh berbeda dari uang kertas Indonesia, yang gampang sekali rusak atau sobek saat basah dan tergiling mesin cuci.

Tak cuma itu, Wulan juga membongkar fakta soal nominal pecahan mata uang Brunei Darussalam.

Taukah Anda, bahwa negara yang dipimpin oleh Sultan Hasanal Bolkiah tersebut memiliki pecahan mata uang yang unik.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved