Senin, 18 Mei 2026

Gula Pasir vs Gula Merah, Mana yang Lebih Sehat Dikonsumsi Sehari-hari?

Satu sendok teh (4 gram) gula merah menyediakan 15 kalori, sedangkan jumlah yang sama dari gula putih memiliki 16,3 kalori.

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: M Zulkodri
Freepik/8photo
Ilustrasi gula merah dan gula pasir 

BANGKAPOS.COM - Gula adalah bahan alami yang telah menjadi bagian dari makanan manusia selama ribuan tahun.

Meskipun ada banyak jenis, gula merah dan gula putih atau biasa dikenal sebagai gula pasir adalah salah satu varietas yang paling populer.

Gula putih dan gula merah berasal dari tanaman yang sama — baik tanaman tebu atau bit gula — keduanya sangat mirip.

Faktanya, sebagian besar gula merah adalah campuran gula putih dan tetes tebu, yang merupakan sejenis sirup turunan gula.

Molase bertanggung jawab atas warnanya yang lebih gelap dan sedikit meningkatkan nilai gizinya.

Dilansir Healthline, perbedaan nutrisi yang paling menonjol antara keduanya adalah bahwa gula merah memiliki kandungan kalsium, zat besi, dan potasium yang sedikit lebih tinggi.

Jumlah mineral ini dalam gula merah tidak signifikan, jadi itu bukan sumber vitamin atau mineral yang baik.

Gula merah juga mengandung kalori lebih sedikit daripada gula putih, namun perbedaannya sangat kecil

Satu sendok teh (4 gram) gula merah menyediakan 15 kalori, sedangkan jumlah yang sama dari gula putih memiliki 16,3 kalori.

Gula putih diproduksi melalui proses pemurnian yang menghilangkan sirup coklat yang disebut molase.

Di sisi lain, gula merah mengalami lebih sedikit pemrosesan untuk mempertahankan kandungan molasenya atau diproduksi dengan mencampur gula putih dengan molase.

Meski begitu, gula putih dan gula merah dapat digunakan dengan cara yang berbeda dalam memanggang dan memasak.

Meskipun terkadang dapat digunakan secara bergantian, hal itu dapat memengaruhi warna, rasa, atau tekstur produk akhir Anda.

Molase dalam gula merah mempertahankan kelembapan, sehingga menggunakannya akan menghasilkan makanan panggang yang lebih lembut namun lebih padat.

Misalnya, kue yang dibuat dengan gula merah akan lebih lembap dan padat, sedangkan kue yang dibuat dengan gula putih akan mengembang lebih tinggi, memungkinkan lebih banyak udara masuk ke dalam adonan dan menghasilkan tekstur yang lebih lapang.

Untuk alasan ini, gula putih digunakan dalam sejumlah makanan panggang yang membutuhkan peningkatan yang memadai, seperti meringue, mousse, souffle, dan makanan panggang yang lembut.

Sebaliknya, gula merah digunakan untuk makanan panggang yang padat, seperti roti dan kue kering.

Kegunaan lain untuk gula merah mungkin termasuk glasir dan saus yang kaya, seperti saus barbekyu.

Mana yang harus Anda pilih?

Meskipun gula merah mengandung lebih banyak mineral daripada gula putih, jumlah mineral ini sangat kecil sehingga tidak memberikan manfaat kesehatan apa pun.

Poin pentingnya adalah gula merah atau gula pasir dianggap sebagai faktor yang berkontribusi terhadap epidemi obesitas dan penyebab utama penyakit, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Untuk alasan ini, disarankan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 5-10 persen kalori harian Anda dari gula tambahan. 

Meskipun tidak apa-apa untuk menikmati makanan manis sesekali, semua jenis gula harus dibatasi dalam diet sehat.

Saat memilih antara gula merah atau gula putih, biarkan preferensi pribadi Anda memandu Anda, karena keduanya akan memiliki efek yang sama pada kesehatan Anda.

(Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved