Daftar Jadi TKI di Brunei Darussalam Tak Perlu Pakai Ijazah, Beginilah Caranya
membeberikan persyaratan yang wajib dipenuhi jika ingin bekerja jadi TKI di Brunei
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM- Daftar menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Brunei Darussalam tak perlu pakai ijazah, begini caranya.
Banyak orang yang berusaha mengubah taraf hidupnya dengan berprofesi sebagai TKI di Brunei Darussalam.
Pasalnya, di negara ini mereka tak repot-repot untuk mempelajari bahasa, yang sebelas dua belas dengan tanah air.
Selain itu kebudayaan pun tak jauh berbeda dengan Indonesia.
Hal ini berbeda jika mereka bekerja di negara Taiwan atau Hongkong, di mana harus mengambil kursus bahasa.
Dan harus beradaptasi dengan culture yang berbeda.
Namun yang perlu diketahui jika berminat bekerja jadi TKI tentu saja syarat pendaftarannya.
Seorang pria di kanal YouTubenya Raden Sangsoko Brunei pun membeberikan persyaratan yang wajib dipenuhi jika ingin bekerja jadi TKI di Brunei.
Raden mengatakan dokumen pertama yang harus dilengkapi adalah surat kesehatan.
"Syaratnya kalian harus cek kesehatan dulu, badan harus fit," kata Raden.
Usai lolos uji kesehatan baru langkah selanjutnya adalah membuat paspor.
"Setelah lolos barualah membuat paspor, karena paspor adalah dokumen penting untuk kita bawa ke luar negeri," tandasnya.
Setelah itu Raden menyebut jangan lupa untuk menyiapkan Kartu Keluarga atau KK.
Lantas perlu diperhatikan bagi TKI yang akan berprosfesi sebagai sopir untuk menyiapkan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang masih berlaku.
"Kalau kalian ingin menjadi sopir di Brunei Darussalam kalian diwajibkan memiliki SIM yang masih berlaku. Bisa SIM A, SIM B atau SIM B2," jelas Raden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220707-Ilustrasi-TKI-Tenaga-Kerja-Indonesia.jpg)