Kamis, 4 Juni 2026

Saat Pertalite Naik, Eh Motor Boros, Sekali Dicek Ternyata Ini Penyebabnya

Saat Pertalite Naik, Eh Motor Boros, Sekali Dicek Ternyata Ini Penyebabnya

Tayang:
Editor: Dedy Qurniawan
Motorplus
Ilustrasi - Saat Pertalite Naik, Eh Motor Boros, Sekali Dicek Ternyata Ini Penyebabnya 

Malik menyarankan untuk tetap jaga tekanan angin pada ban motor.

Jangan lupa minimal periksa tekanan angin ban motor setiap seminggu sekali.

Pabrikan sendiri sudah memberikan informasi mengenai anjuran tekanan ban ideal di motor menggunakan stiker.

Selain faktor ban motor, ternyata busi bisa juga jadi salah satu penyebab konsumsi bensin di motor jadi boros loh.

"Cuma gara-gara kalian malas ganti busi, bensin bisa jadi lebih boros," ujar Diko Oktaviano selaku Technical Support Product Knowledge PT NGK Busi Indonesia.

"Soalnya, elektroda di busi seiring pemakaian akan mengalami kausan yang bikin penurunan performa busi dan pembakaran jadi kurang maksimal," lanjutnya.

Pembakaran mesin yang kurang maksimal ini disebabkan karena daya ledak busi yang menurun.

"Efeknya pasti konsumsi bensin jadi lebih boros karena proses pembakaran yang terjadi tidak maksimal," lanjutnya lagi.

"Selain itu, busi yang lama tidak diganti bisa bikin penumpukan kerak karbon di area mesin. Jadi nanti bisa terjadi pembakaran dini yang berefek menurunnya performa dan boros bensin," jelasnya.

Jadi, busi yang kotor memang jadi salah satu penyebab mesin motor semakin boros bahan bakar.

Kalau brother ingin kinerja mesin tetap optimal dan konsumsi bensin enggak boros, ganti busi motor secara berkala.

"Busi disarankan ganti setiap kelipatan 6-8 ribu km pemakaian. Jangan tunggu sampai busi mati baru diganti," tutup Diko.

Dua faktor ini bisa menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros selain perkara mesin dan gaya berkendara. (*/motorplus)

Sumber: Motor Plus
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved