News

IISMAVO Akhirnya Melepas Awardee YZU ke Taiwan

Pelepasan awardee Yuan Ze University (YZU) Taiwan akhirnya dilepas pada tanggal 26 September 2022.

Penulis: iklan bangkapos |
Ist.PolmanBabel
Kegiatan pelepasan oleh panitia IISMAVO, awardee Yuan Ze University Taiwan ,secara Zoom 

BANGKAPOS.COM - Pelepasan awardee Yuan Ze University (YZU) Taiwan akhirnya dilepas pada tanggal 26 September 2022. Tergambar raut bahagia di wajah para awardee yang akhirnya akan menuju Taiwan untuk belajar selama satu semester melalui program beasiswa IISMA Edisi Vokasi.

Acara pelepasan yang dibuka oleh Muhammad Abizard salah satu awardee yang berasal dari Politeknik Negeri Jakarta. Acara yang selalu dihadiri oleh Kepala Program IISMAVO Hilda Cahyani PhD memberikan sambutan, semangat dan ucapan selamat kepada para awardee Taiwan yang merupakan kloter terakhir.

Ada 12 awardee yang berasal dari 9 PTPPV di Indonesia yaitu Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Tonggak Equator, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Padang, Politeknik Negeri Kupang, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Diponegoro.

“Jadikan kesempatan ini sebagai salah satu media untuk mengeksplor diri, dan mempelajari ragam budaya yang ada di Taiwan untuk nantinya dibawa kembali ke Indonesia sebagai best practice program IISMAVO ke PTPPV”, sambung Hilda dalam sambutannya.

Kegiatan pelepasan yang dihadiri juga oleh panitia IISMAVO, awardee Yuan Ze University, awardee lainnya yang sudah ada di Taiwan, juga dihadiri oleh PIC PTPPV, dan Dr Junaidi selaku Wakil Ketua 1 Pelaksana Pusat Kampus Merdeka.

Dalam kegiatan pelepasan awardee kali ini beliau bercerita tentang merangkai mimpi untuk para awardee.

“Sebagai awardee IISMA Edisi Vokasi, kalian harus berani bermimpi dan berusaha untuk mewujudkan mimpi tersebut. Raihlah mimpi dan rangkailah setiap pengalaman yang didapat di Taiwan menjadi sebuah kenangan yang membangakan”, jelas Junaidi saat melepas para awardee Taiwan.

Tak lupa SR Yuan Ze In’ya Yuri Atasi menyampaikan kesan pesan menjadi awardee IISMAVO pada kesempatan tersebut.

“Kami sebetulnya awardee yang diharuskan berangkat di awal-awal, namun karena satu lain hal akhirnya kami diberangkatkan terakhir. Hal baik yang kami dapat dari penundaan ini adalah kami menyadari bahwa YZU sangat welcome dan mendukung penuh aktifitas belajar kami selama di Indonesia. Hal baik lainnya kami diberikan gratis bantal, guling, selimut, kasur oleh YZU selama menempati kamar di Asrama Kampus”, terang In’ya.

Dalam acara ini seorang Ibu dihadirkan mewakili setiap orang tua awardee YZU untuk menyampaikan wejangan kepada para awardee sebelum berangkat esok hari (27/9).

Ibu Rina selaku orang tua Laras Dwi Senli mahasiswa Politeknik Negeri Malang mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga kepada IISMAVO atas kesempatan yang diberikan kepada anaknya dengan menjadi awardee IISMAVO.

“Kami dari keluarga yang sangat sederhana, didikan kami yang keras kepada Laras untuk terus belajar pada akhirnya membuahkan hasil. Hanya rasa bangga yang kami rasakan dari lubuk hati paling dalam atas pencapaian anak kami ini. Kami menyaksikan kerja keras anak kami mempersiapkan diri untuk menjadi awardee,” ungkap Ibu Rina.

Sambil menahan tangis Ibu Rina berpesan agar setiap awardee menjaga dirinya selama di Taiwan, jangan membuat malu orang tua, IISMAVO, dan pemerintah Indonesia. “Jadilah kebanggaan untuk Indonesia sekembalinya dari Taiwan”, tutup Ibu Rina dalam wejangannya.

Panitia IISMAVO hingga hari ini telah memberangkat lebih dari 300 awardee ke kampus-kampus terbaik dunia dimana sebagian mereka juga melakukan pemagangan di mitra Industri IPLN untuk menunjang keterampilan dan kompetensi awardee di bidang vokasi.

Saat ini awardee yang menunggu pelepasan adalah awardee Jerman dan Malaysia yang direncanakan akan dilepas pada bulan Oktober nanti.

(rilis/polmanbabel)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved