Bangka Pos Hari Ini
Ducati Tunggu Reaksi El Diablo, Quartararo Berharap Tak Hujan
Manajer tim Pabrikan Ducati, Davide Tardozzi menunggu apa yang akan dilakukan oleh pebalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.
Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
Kini Tardozzi menunggu apa yang akan dilakukan oleh Quartararo di tiga balapan tersisa musim ini.
Mampukah Quartararo yang masih berada di puncak klasemen bangkit dari keterpurukan seperti yang dilakukan oleh Bagnaia di
Thailand?
Quartararo sendiri terlihat sangat kecewa usai finis ke-17 pada MotoGP Thailand 2022.
Sampai-sampai El Diablo, julukannya, tidak mau diwawancarai oleh wartawan usai balapan di Sirkuit Internasional Chang, Minggu
(2/10/2022).
"Sekarang kita harus melihat bagaimana reaksi Quartararo di Australia," kata Tardozzi.
El Diablo sendiri memiliki rekam jejak yang kurang baik di MotoGP Australia.
Terakhir kali dirinya menjalani balapan di Sirkuit Phillip Island pada tahun 2019 berakhir dengan gagal menyentuh garis finish.
Demikian pula saat berada di kelas Moto2, dengan hasil terbaik yang diraih oleh Quartararo adalah menyelesaikan balapan di tempat ke-10 pada tahun 2018.
Berharap Tak Hujan
Pengamat MotoGP, Alex Criville menilai bahwa sirkuit basah bukan tempat yang cocok untuk Fabio Quartararo dan Yamaha.
Ini terbukti di GP Thailand akhir pekan lalu.
Quartararo yang memulai balapan dari posisi keempat, harus terperosok sampai posisi ke-17 di tengah sirkuit yang basah oleh hujan.
Sampai bendera finis dikibarkan, El Diablo tetap tertahan di posisi 17.
Criville menilai bahwa Quartararo tidak merasa nyaman saat berada di atas YZR-M1 terutama di trek basah.
"Kondisi yang sulit saat balapan MotoGP di Sirkuit Internasional Chang," ucap Criville dikutip Bolasport.com dari Motosan, Rabu (5/10/2022).