Kamis, 16 April 2026

Berita Populer

2 Polisi Dipecat Setelah Jilat Kue HUT TNI dan Info Denda Tilang Operasi Zebra Jadi Berita Populer

2 Polisi Dipecat Setelah Jilat Kue HUT TNI dan Info Denda Tilang Operasi Zebra Jadi Berita Populer

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
Dok Polda Papua Barat
Dua oknum polisi yang ditahan usai kasus menjilat kue ulang tahun TNI 

BANGKAPOS.COM - Informasi pemberhentian tidak hormat kepada dua anggota Polri yang menjilat kue HUT TNI yang terjadi di Papua jadi salah satu berita populer kemarin. Selain itu info tentang Operasi Zebra 2022 juga dicari pembaca.

Bangka Pos melakukan wawancara dengan Pj Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin. Berita tersebut ternyata juga menjadi berita populer pada hari kemarin.

Inilah berita terpopuler yang direkomendasikan kepada pembaca Bangka Pos:

Pj Gubernur Babel: Mutasi atau Tidak, Tetap Pertimbangkan Manfaat Bagi Masyarakat

Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin saat acara Dialog Ruang Tengah edisi Spesial Bangka Pos di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur, Kamis (6/10/1022) malam.

Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin saat acara Dialog Ruang Tengah edisi Spesial Bangka Pos di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur, Kamis (6/10/1022) malam.(Diskominfo Babel)

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ridwan Djamaluddin mengulas berbagai hal saat Acara Dialog Ruang Tengah Edisi Spesial Bangka Pos dipandu Pemimpin Redaksi (Pemred) Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto. Acara digelar di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (6/10/1022) malam.

Materi yang ia bicarakan mengenai persoalan mutasi jabatan di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dan seputar pertambangan timah. 

“Saya sudah jelaskan bahwa di dalam birokrasi itu orang harus patuh pada pimpinannya. Semua pimpinan PD (perangkat daerah -red) yang sekarang berada di bawah saya, kan di bawah pimpinan gubernur sebelumnya, pastilah dia harus loyal sama pimpinannya, dengan asumsi itu saya pun menganggap pimpinan PD yang ada sekarang ya loyal lah kepada saya. Buat saya ya sesederhana itu saja,” jelas Ridwan.

Pada kesempatan itu, Pj Gubernur  Babel, Ridwan Djamaluddin mengajak pejabat dan seluruh pegawai Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Kep.Babel) untuk bekerja sebagai satu keluarga.

“Yang pertama kata kuncinya bukan berani atau tidak berani, kata kuncinya adalah perlu atau tidak perlu, bermanfaat atau tidak bermanfaat, tepat atau tidak tepat,” ungkapnya.

Ridwan mengatakan bahwa mutasi mungkin saja dilakukan jika yang bersangkutan melanggar hukum atau kinerjanya tidak baik.

“Saya ingin obyektif, saya tidak ingin memutasi atau tidak mutasi itu karena suka atau tidak suka, tapi sekali lagi kembali pada fungsi pemerintah bahwa kita harus melayani publik,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa kondisi birokrasi di Pemprov Kep. Babel masih berjalan secara baik. “Apapun kata regulasi saya tetap berpendapat saya akan menyampaikan kepada Mendagri (Menteri Dalam Negeri). Saya tetap pegang yang pertama, saya tidak boleh memutasi kecuali atas izin Mendagri. Kalaupun kemudian ada regulasi lain, dengan berbagai interpretasi dan nampaknya sempat menimbulkan diskusi publik dan lain lain. Namun pada prinsipnya, saya sudah punya posisi sendiri, kalaupun mau memutasi saya tetap lapor Mendagri sajalah,” jelasnya.

Sementara itu, Ridwan juga berpendapat bahwa dirinya lebih tertarik menyoroti kaderisasi birokrasi kepada generasi muda yang kinerjanya lebih baik.

“Tidak harus membeda-bedakan orang tua atau muda, senior atau junior, selama kinerjanya bagus dan memenuhi syarat, kenapa tidak kita pikirkan kesempatan buat mereka?,” katanya.

Pada sesi akhir diskusi, Ridwan mengajak masyarakat Provinsi Kepulauan Babel untuk bersatu-padu menjadi bangsa pemenang.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadi satu keluarga. Saya ingin mengajak kita menjadi bangsa pemenang, bukan bangsa yang kerdil. Mari kita padukan kekuatan kita untuk bertarung ke luar. Semangat ini mudah-mudahan dapat dipahami,” tegasnya. (*)

Baca Selengkapnya

Jilat Kue HUT TNI, Dua Polisi Ini Dipecat Tidak Hormat

Dua oknum polisi yang ditahan usai kasus menjilat kue ulang tahun TNI

Dua oknum polisi yang ditahan usai kasus menjilat kue ulang tahun TNI(Dok Polda Papua Barat)

BANGKAPOS.COM - Jilat Kue HUT TNI, Dua Polisi Ini Dipecat Tidak Hormat

Dua anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat, pelaku pelecehan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke- 77 resmi dipecat tidak hormat dari institusi Polri.

Keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) tersebut berdasarkan hasil sidang etik yang digelar di Polda Papua Barat, pada hari ini, Jumat (7/10/2022).

"Kedua pelanggar, yakni Bripda YFP dan Bripda YMB dinyatakan melakukan perbuatan tercela sehingga diputus Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari institusi Polri," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi dikutip dari Antara.

Terkait putusan tersebut, Adam Erwindi menyebut yang bersangkutan mengajukan banding.

Baca Selengkapnya

Sholat Dhuha Jam Berapa? Inilah Waktu Terbaik Lengkap dengan Tata Cara dan Bacaan Niatnya

Waktu terbaik sholat dhuha dan keutamaannya - Sholat Dhuha Jam Berapa? Inilah Waktu Terbaik Lengkap dengan Tata Cara dan Bacaan Niatnya
Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved