Bangka Pos Hari Ini
Dua Kali Bobol Gawang Juventus, Bek AC Milan Mengaku Tak Sengaja
Fikayo Tomori sungguh rendah hati. Dua kali sudah, bek AC Milan ini membobol gawang Juventus dalam dua kali pertemuan. Tapi, katanya, itu tak sengaja.
Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
BANGKAPOS.COM - Fikayo Tomori sungguh rendah hati. Dua kali sudah, bek AC Milan ini membobol gawang Juventus dalam dua kali pertemuan. Tapi, katanya, itu bukan hal yang direncanakan, atau disengaja.
Bek Inggris berusia 23 tahun ini mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-46 dalam duel pekan ke-9 Serie A di Stadion San Siro, Milan, yang berakhir Minggu (9/10/2022) dini hari.
Dia tanpa sengaja mengeblok tendangan Olivier Giroud hingga bola berbalik arah, dan masuk ke gawang Juventus.
Itu adalah gol liga kedua Tomori untuk Milan, dengan yang lainnya datang dalam kemenangan 3-0 untuk Rossoneri melawan tim yang sama pada Mei 2021.
Dua kali melawan Juventus di Serie A, dan dua kali pula mencetak gol.
Sebuah rekor 100 persen.
Itu rekor langka.
Hanya ada tiga pemain yang pernah melakukannya yakni Luigi Carello, dan Francesco Duzioni (keduanya sama-sama sudah pensiun), dan Tomori.
Brahim Diaz menambahkan gol kedua untuk Milan di menit ke-54 dengan upaya solo yang luar biasa yang dimulai dar dalam setengah lapangannya sendiri.
Tomori mengatakan meraih tiga poin lebih berarti daripada gol langkanya sendiri.
Ditanya tentang rekornya melawan Juve, Tomori mengatakan kepada DAZN: “Itu tidak disengaja! Setiap pertandingan melawan Juve itu penting. Saya senang bisa mencetak gol, tetapi yang paling penting adalah mendapatkan tiga poin," katanya.
"Saya sedikit beruntung dengan gol itu, tetapi saya senang dengan itu, clean sheet dan kemenangan. Kami tampil dengan penuh kepercayaan diri, dan ini akan jadi modal untuk melawan Chelsea di Liga Champions," ujarnya.
Kemenangan itu juga tak lepas dari kejelian pelatih Milan, Stefano Pioli yang mengubah formasi tim.
Ya, khusus untuk big match ini, Pioli sementara menanggalkan skema andalan mereka selama ini, 4-2-3-1 menjadi 4-3-3.
Rossoneri memadati lini tengah dengan memasang tiga gelandang, yakni Tommaso Pobega, Ismael Bennacer, dan Sandro Tonali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221010_Bangka-Pos-Hari-Ini-Halaman-12.jpg)