Sabtu, 25 April 2026

Berita Pangkalpinang

Waspadai Cuaca Ekstrem, Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir Intai Bangka Belitung

Rumah warga di Desa Gunung Pelawan dilanda angin puting beliung pada Sabtu (15/10/2022) kemarin

Penulis: Nurhayati CC | Editor: nurhayati
istimewa
Anggota Polsek Belinyu bersama pihak terkait mengecek rumah warga di Desa Gunung Pelawan yang rusak parah bagian atap akibat diterjang angin puting beliung. Sabtu (15/10/2022). (Ist/Polsek Belinyu)    

BANGKAPOS. COM, BANGKA -- Rumah warga di RT 07 Desa Gunung Pelawan, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dilanda angin puting beliung pada Sabtu (15/10/2022) kemarin.  

Sebanyak 18  rumah warga di desa tersebut mengalami kerusakan.

Atap rumah mereka beterbangan diterjang angin puting beliung

Anggota Polsek Belinyu bersama anggota BPBD Bangka, Staf Kantor Kecamatan Belinyu dan Staf Kantor Desa Gunung Pelawan mendatangi lokasi kejadian. 

Bersama warga setempat kemudian memasangkan tenda darurat menutup bagian atap.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian puting beliung di Desa Gunung Pelawan namun ada 18 rumah yang mengalami kerusakan bagian atap akibat terjangan angin, serta 1 orang warga mengalami lecet akibat terkena jatuhan atap," kata Kapolsek Belinyu AKP Arief Buwono saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Awalnya terjadi hujan lebat yang membuat warga memilih berada didalam rumah masing masing. 

Namun saat hujan deras turun tiba-tiba gemuruh angin mengejutkan warga. 

Datangnya angin puting beliung saat hujan lebat membuat sejumlah atap rumah warga beterbangan. 

Saat itu belum ada tindakan apalagi petir berulang ulang terdengar. 

Setelah reda barulah warga warga keluar melakukan pengecekan dan membantu rumah yang terkena dampak puting beliung. 

Hasil pendataan ada 18 rumah di RT 07 Desa Gunung Pelawan Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka yang mengalami kerusakan dibagian atap. 

Akibat kejadian itu seorang warga atas nama Abdul Muis mengalami luka lecet di wajah akibat asbes atap yang jatuh saat angin puting beliung.

Sebagian warga memilih mengungsi sementara ke tempat keluarga dan kerabat mereka.

"Masyarakat harap waspada karena hujan lebat disertai angin kencang dan petir kerap turun belakangan," kata AKP Arief Buwono.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved