Ayah Brigadir J Akhirnya Maafkan Bharada E, Samuel Hutabarat : Richard Diperintah Atasannya
Permintaan maaf secara tulus yang diutarakan Richard Eliezer atau Bharada E mendapat respon baik dari keluarga Brigadir Yosua atau Brigadir J
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM - Permintaan maaf secara tulus yang diutarakan Richard Eliezer atau Bharada E mendapat respon baik dari keluarga Brigadir Yosua atau Brigadir J. Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat telah memafkan Bharada E.
Meski Bharada E adalah pelaku yang menembak anaknya, Samuel Hutabarat rupanya telah membukakan pintu maaf.
Samuel Hutabarat pun mengungkapkan alasan ia memaafkan Bharada E.
Diketahui di persidangan hari kedua Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan dakwaan terhadap Bharada E atau Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Rabu (19/10/2022)
Di kediamannya, Samuel Hutabarat begitu saksama menyaksikan dakwaan yang dibacakan hakim dari layar kaca.
Terlihat pada sidang kali ini ia hanya menyaksikan seorang diri, sementara itu sang Ibu Rosti Simanjutak sedang menjalankan tugasnya sebagai seorang guru yakni mengajar di kelas.
Soal dakwaan terhadap Bharada E, Samuel Hutabarat angkat bicara.
Rupanya Samuel Hutabarat mengaku sudah memaafkan Richard Eliezer alias Bharada E.
Terlebih kata Samuel, yang bersangkutan juga sudah mengakui seluruh perbuatan dan kesalahannya.
Kendati sudah memaafkan, ia mengatakan proses hukum atas perkara pembunuhan berencana anaknya tetap berjalan.
"Kami dari orang tua almarhum memang selalu diajarkan selaku umat beragama, apalagi Eliezer mengaku kesalahannya. Apabila kita tidak memaafkan seseorang yang sudah mengakui kesalahannya, itu berarti kita sudah bersalah juga," kata Samuel melansir dari live streaming Kompas TV, Selasa (18/10/2022).
"Oleh karena itu kami memaafkan Eliezer, tapi kita ikuti terus proses hukum yang berjalan," lanjut dia.
Samuel menyampaikan dirinya memaklumi posisi Bharada E dalam situasi rencana penghabisan nyawa anaknya tersebut.
Di mana Bharada E selaku bawahan diperintah oleh atasannya yakni Ferdy Sambo untuk menembak dan menghabisi nyawa anaknya.
"Dalam hal ini kami memaklumi posisi RE dalam peristiwa itu. RE kan yang diperintah oleh atasannya untuk menghabisi nyawa almarhum Josua," ucap Samuel.
Diberitakan sebelumnya, Richard Eliezer alias Bharada E menyampaikan permintaan maaf dan menyesali perbuatannya menembak Brigadir J hingga tewas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220727-Tangkapan-layar-video-Samuel-Hutabarat-saat-menemani-Aiman-Witjaksono.jpg)