Senin, 18 Mei 2026

Bangka Pos Hari Ini

Jadwal GP Valencia - Quartararo Bakal Seperti Orang Gila, Aleix Espargaro Pasrah Hilang Kans Juara

Fabio Quartararo mengaku akan tetap berjuang untuk mempertahankan gelar juara dunia MotoGP 2022. Bahkan, dia berjanji akan berlomba seperti orang gila

Tayang:
Penulis: M Ismunadi CC | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com
Bangka Pos Hari Ini, Selasa, 25 Oktober 2022. 

"Tentu saja saya berharap Pecco tidak menang, tapi setidaknya kami melakukan yang terbaik. Start dan lap pertama adalah momen-momen penting. Dibandingkan dengan Australia, kami mengubah strategi untuk menjaga ban tetap dalam kondisi baik hingga akhir,” ucap Quartararo, dikutip dari Speedweek, Minggu (23/10/2022).

“Saya memberikan banyak tekanan di awal, tetapi motor kami tidak terlalu bagus untuk melindungi ban. Jadi saya memberikan segalanya untuk berada di depan Marc, lalu semuanya baik-baik saja. Pada akhirnya, saya sangat senang dengan hasil ini,” ujarnya.

Pasrah kehilangan kans

Aleix Espargaro resmi kehilangan peluang untuk merebut gelar juara dunia MotoGP 2022.

Meski demikian, dia pun pasrah dan optimistis tahun depan akan lebih baik.

Sebelum MotoGP Malaysia 2022 digelar di Sirkuit Sepang, Aleix masih memiliki peluang, meskipun kecil.

Sayangnya, dia finis di posisi kesepuluh saat balapan di Sepang.

Tambahan enam poin dari GP Malaysia membuat Aleix Espargaro kini tertinggal 46 poin menjelang balapan terakhir, GP Valencia.

Dengan maksimal hanya 25 poin yang bisa direbut di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, praktis peluang Espargaro untuk bersaing merebut gelar sudah habis

"Saya sangat kecewa dengan hari ini, saya sangat sedih," ujar Aleix, dikutip dari Crash.net, Senin (24/10/2022), yang juga sedang merayakan start ke-300 di kelas utama.

"Saya sangat bangga dengan semua orang di Aprilia, diri saya, rekan setim saya, semua orang di Noale. Apa yang kami lakukan
tahun ini luar biasa, bersejarah, akan bertahan selamanya," katanya.

Aleix mengatakan, dia sedih melihat bagaimana Aprilia mengakhiri musim ini.

Sebab, jika saja Aprilia mampu mempertahankan performa pada empat seri belakangan ini, maka peluang menjadi juara dunia akan terbuka hingga MotoGP Valencia.

"Tapi, kami benar-benar kehilangan itu, sepertinya mimpi itu terlalu besar untuk kami sekarang ini. Jadi, semoga saja kami bisa  belajar tentang itu dan lebih siap lagi ke depannya," ujarnya.

Pebalap yang musim ini sudah memenangi MotoGP Argentina itu sangat yakin semua yang dialaminya berhubungan erat dengan
masalah teknis.

Sumber: bangkapos
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved