Amalan dan Doa
Jangan Takut Menikah, Ini 5 Janji dan Jaminan Allah Tentang Rezeki Setelah Menikah
Allah befirman dan menyuruh hambanya yang sudah tahap matang untuk segera menikah.Sebab di dalam pernikahan sendiri terselip berbagai rezeki
Penulis: M Zulkodri CC | Editor: M Zulkodri
BANGKAPOS.COM--Sudah berusia matang, namun tidak sedikit yang masih khawatir dan ragu untuk menikah.
Berbagai kekhawatiran muncul mulai dari bagaimana hidupnya setelah menikah? Apakah mampu mencukupi kebutuhan rumah tangga atau tidak? Terus bagaimana kalau sudah punya anak?
Pertanyaan-pertanyaan ini selalu muncul, terlebih apalagi kebutuhan hidup sehari-hari saat ini kian hari kian mahal.
Hal ini wajar ketika calon suaminya belum mapan, atau belum memiliki pekerjaan tetap.
Namun, apabila seseorang terus berada dalam jalur ketakwaan, mustahil Allah akan membiarkan hamba tersebut tanpa memberikan rezeki kepadanya.
Belakangan kondisinya justru sebaliknya, justru mereka yang telah diberikan kemampuan secara lahir batin dan finansial bahkan sudah punya calon pasangan untuk dinikahi masih menunda untuk segera menikah.
Mereka berdalih menikah itu tidak gampang, harus dipikir matang-matang, harus menemukan chemistry dan kecocokan, dan banyak alasan lainnya.
Hal seperti ini, kedepannya akan menjadi ladang dosa apabila telah melewati masa siap menikah tetapi terus menunda pernikahan dengan berbagai alasan, mereka selalu diliputi keragu-raguan.
Padahal jelas Allah befirman dan menyuruh hambanya yang sudah tahap matang untuk segera menikah.
Sebab di dalam pernikahan sendiri terselip berbagai rezeki setelah menikah yang telah siap diberikan Allah bagi hamba-Nya yang bertakwa seperti dalam surat (Qs.an-Nur[24]: 32)
وَأَنْكِحُوا الأيَامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (Qs. an-Nur [24]: 32)
Jika Allah SWT telah berjanji seperti demikian, akankah manusia masih juga ragu?
Apabila janji dari Dzat yang Maha Benar ini telah begitu jelas tertulis dalam kitab suci Al-Qur’an, lalu mengapa mesti ada kekhawatiran dan keraguan untuk segera menikah?
Padahal sudah memiliki calon pasangan untuk menikah.
Bila sudah demikian, jalan keluarnya adalah dengan melakukan ikhtiar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/menikah_20171016_092648.jpg)