Tribunners

Mengenal Tokoh Pemuda yang Menjadi Pemimpin Babel

Di Kepulauan Bangka Belitung atau Pulau Timah, peran pemuda sejak dahulu hingga kini tetap penting dan diperhitungkan

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Irwanto - Pranata Humas Pemprov Babel dan Mantan Pengurus KNPI Pangkalpinang 

Oleh: Irwanto - Pranata Humas Pemprov Babel dan Mantan Pengurus KNPI Pangkalpinang

PADA 28 Oktober 2022 kembali diperingati Hari Sumpah Pemuda. Momen Sumpah Pemuda ini sangat penting bagi bangsa Indonesia. Selain sebagai perekat dan penguat semangat perjuangan kemerdekaan tentunya mencerminkan bagaimana pentingnya peranan pemuda Indonesia sejak dahulu kala.

Di era kemerdekaan, peranan pemuda makin menguat. Pemuda tampil sebagai garda terdepan pembangunan nasional. Maka tak heran dari tokoh-tokoh pemuda ini bermunculan para pemimpin bangsa.

Di Kepulauan Bangka Belitung atau Pulau Timah, peran pemuda sejak dahulu hingga kini tetap penting dan diperhitungkan. Bahkan para pemimpin di Babel pun banyak yang lahir dari kalangan tokoh pemuda, baik di bidang politik maupun pemerintahan.

Gubernur pertama Babel almarhum HA Hudarni Rani dahulunya merupakan tokoh pemuda yang akhirnya menjelma sebagai pemimpin Babel. Hudarni dikenal sebagai tokoh pemuda yang pernah memimpin sejumlah organisasi kepemudaan, termasuk DPD KNPI Kota Pangkalpinang. Akhirnya, dia sempat menjadi Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, anggota DPRD Babel, dan ketua DPD Golkar Babel sebelum akhirnya menjabat gubernur pertama.

Begitu pula Gubernur ketiga Babel , H Rustam Effendi. Di masa mudanya, nama Rustam sudah berkibar di dunia kepemudaan di Pulau Belitung. Bahkan Rustam sempat menjadi ketua Pemuda Demokrat Belitung (underbow PDI) dan wakil ketua KNPI Kabupaten Belitung. Dan tentu saja Rustam mulai melangkah ke dunia politik praktis dengan menjadi pengurus PDI Kabupaten Belitung. Sama dengan Hudarni yang memimpin Golkar, Rustam sempat menjabat sebagai ketua DPD PDIP Babel.

Di dunia politik khususnya partai politik dan lembaga legislatif, ada nama H Emron Pangkapi. Emron sang pemuda asal Pangkalpinang itu sejak muda dikenal sebagai penyiar radio RRI Persiapan Pangkalpinang yang berada di Gedung Nasional sekarang.

Sebagai aktivis pemuda, Emron Pangkapi bersama Dharma Sutomo, Sukirman Tanjung, dan Hasan Said (Golkar) waktu itu sangat disegani berbagai kalangan. Emron pun sempat menjadi wartawan Media Indonesia dan menulis kisah tragis terbakarnya kapal yang ditumpangi Bupati Bangka Mayor Sjafri Rachman dan rombongan saat ke Palembang akibat sabotase PKI.

Di luar wartawan, Emron pun aktif di partai politik. Pilihannya berlabuh di PPP. Di PPP, Emron dikenal sebagai elite pengurus Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK). Karier Emron terus melejit sehingga pernah menjadi pimpinan teras di PPP pusat. Lantaran faktor ini juga Emron sangat dekat dengan para tokoh politik nasional sehingga mempermudah gerakannya sebagai Tim Bedepeng Presidium Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dahulu.

Di lembaga legislatif, ada juga sosok Toni Purnama yang telah beberapa kali terpilih menjadi anggota DPRD Babel dari PPP. Sejak muda, Toni sudah dikenal sebagai tokoh pemuda khususnya di kawasan Bangka Selatan. Kiprah Toni makin nyata saat dia terlibat aktif dalam perjuangan mendirikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Toni termasuk anggota Presidium Perjuangan Pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang aktif.

Tak hanya Toni Purnama. Ada juga Effredi Effendi. Anggota DPRD Babel dari Partai Golkar ini sejak muda dikenal sebagai wartawan lokal dan nasional. Bersama almarhum Djunaidi Talib, dia juga aktif di organisasi kepemudaan, termasuk Karang Taruna Kota Pangkalpinang dan Pemuda Pancasila. Di organisasi kepemudaan ini jiwa kepemimpinan Effredi Effendi makin ditempa.

Untuk bidang pemerintahan, ada tokoh pemuda yang kini menjadi Bupati Belitung, yakni Sahani Saleh. Sahani dahulunya adalah tokoh pemuda yang sangat aktif sehingga pernah memimpin KNPI Belitung. Di era kepemimpinan Sahani di KNPI bersama KNPI Kabupaten Bangka yang dipimpin Effendi Harun, mereka aktif terlibat dalam perjuangan pendirian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Khusus pejabat atau kalangan birokrat banyak bermunculan dari mereka yang dahulunya menjadi tokoh pemuda. Sebut saja Sjahrum HS. Pria yang dikenal sebagai dosen STIE Pertiba ini pernah menjadi pejabat teras dan Sekda Kota Pangkalpinang. Di masa mudanya seperti Emron Pangkapi, Sjahrum aktif sebagai penyiar radio di RRI Persiapan Pangkalpinang dan wartawan. Dia juga aktif sebagai pengurus DPD AMPI Pangkalpinang dan KNPI Pangkalpinang. Di Partai Golkar dia pernah menjadi wakil ketua.

Selain Sjahrum, mantan Sekda Kota Pangkalpinang lainnya H Hardi dikenal juga sebagai tokoh pemuda. Pria yang pernah menjabat sebagai kepala Inspektorat atau inspektur di Pemprov Babel ini dikenal sebagai aktivis pemuda yang militan dan dermawan. Hardi antara lain tercatat sebagai ketua KNPI Kota Pangkalpinang dan ketua FKPPI Provinsi Babel.

Adapun Sekda Kota Pangkalpinang periode sekarang, yakni Radmida Dawam, dikenal pula sebagai tokoh pemuda sebelum menjabat jabatan tertinggi di dunia birokrasi Pemkot Pangkalpinang. Radmida merupakan putri dari mantan ketua DPRD Kota Pangkalpinang almarhum Dawam Achmad. Sosok Radmida Dawam sendiri sudah tak asing di Kepulauan Bangka Belitung atau Pulau Timah. Sejak muda dia sudah malang melintang dan aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved