Breaking News:

Kebakaran Rumah Pedagang Martabak Keliling Hanya Menyisakan Uang Koin dan Loyang

Hanya tersisa tabungan berisi uang koin, serta loyang yang berada di gerobaknya saja yang berhasil selamat

Kolase Bangkapos.com
Kondisi rumah Mumu yang kini telah rata dengan tanah usai dilahap si jago merah, Kamis (3/11/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pedagang martabak keliling, Mumu (60) hanya bisa memandangi rumahnya yang kini sudah rata dengan tanah usai dilahap si jago merah, Kamis (3/11/2022). 

Rumah semi permanen yang sudah didiami belasan tahun di jalan Sriwijaya, Kelurahan Asam Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang terbakar pada pukul 09.40 tadi. 

Dibantu warga dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan pukul 10.47.

Nahas sekaligus beruntung saat si jago merah mengamuk, Mumu yang merupakan pedagang martabak keliling tidak berada di rumah.

Baca juga: Uang Koin Rp 500 Melati Laku Dijual Lebih Tinggi dari Nilai Aslinya, Mengandung Emas? Begini Kata BI

Baca juga: Siapa Wanita Dalam Video Asusila 16 Menit Mengenakan Kebaya Merah? Begini Kata Polisi

Baca juga: Peringkat Berapa Moldova di FIFA, Profil Negara yang Dibungkam Timnas Indonesia U-20 dengan Skor 3-1

Baca juga: Siswa SMKN 2 Pangkalpinang yang Meninggal Sempat Mengeluh Pusing Saat Main Sepak Bola

Saat kebakaran melanda, Mumu tak tahu karena tak membawa handphone. 

Sejumlah tetangga yang berusaha menghubungi korban pun kesulitan, karena ternyata handphone yang biasa dipakai diduga juga ikut terbakar. 

Setibanya saat pulang sekitar pukul 18.00, Mumu hanya terdiam dan langsung pergi ke musala untuk menunaikan salat maghrib terlebih dahulu. 

Sesuai salat, Mumu pun tampak membersihkan dan memilah beberapa barang yang tersisa dari serpihan dan puing-puing bekas kebakaran.

Kondisi rumah Mumu yang kini telah rata dengan tanah usai dilahap si jago merah, Kamis (3/11/2022).
Kondisi rumah Mumu yang kini telah rata dengan tanah usai dilahap si jago merah, Kamis (3/11/2022). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Dari mulai kulkas, kasur, lemari beserta pakaian pun ludes hangus terbakar.

Hanya tersisa tabungan berisi uang koin, serta loyang yang berada di gerobaknya saja yang berhasil selamat.

"Kalau bahan martabak memang gak ada, karena memang setiap hari belinya. Alhamdulillah masih bisa jualan, loyang-loyang juga masih ada. Paling bahannya aja yang gak ada, kalau uang juga habis semuanya sisa tabungan koin itu saja," tuturnya. 

Sementara itu walaupun mendapatkan musibah Mumu yang tinggal sebatang kara di Kota Pangkalpinang, memilih untuk tidak kembali ke tanah kelahirannya dan masih tetap ingin tinggal di Kota Pangkalpinang. 

Baca juga: Kisah Cinta Dosen Universitas Bangka Belitung yang Mewisuda Istrinya, Dulu Sempat Tak Direstui

Baca juga: Profil Pemain Timnas Prancis Gantikan Posisi Paul Pogba atau NGolo Kante di Piala Dunia 2022

Baca juga: Kisah Farel Prayoga, Ternyata Sempat Dinamai Langgeng Saat Masih Bayi Tapi Diganti Gara-gara Ini

"Disini sendiri, kalau keluarga ada di Sukabumi semua. Terakhir pulang sebelum Corona lah, habis itu gak pernah pulang lagi. Ingin tinggal disini saja, lebih enak dan nyaman," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 

Saat diwawancarai Bangkapos.com, disela kesedihannya Mumu pun tetap tak lupa bersyukur masih dapat hidup dan diberikan tempat tinggal oleh tetangga. 

Halaman
12
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved