Kamis, 28 Mei 2026

Anak Bungsu Ferdy Sambo, Susi Bilang Dilahirkan Putri Candrawathi tapi Eks Ajudan Sebut Anak Adopsi

Kesaksian berbeda disampaikan dua orang saksi terkait status anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Tayang:
Editor: fitriadi
KOMPAS.com / IRFAN KAMIL
Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo bernama Susi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dengan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Status anak bungsu mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menarik perhatian majelis hakim.

Dalam sidang terungkap dua kesaksian berbeda disampaikan dua orang saksi yang dihadirkan dalam sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dua saksi itu adalah eks ajudan Ferdy Sambo bernama Daden Miftahul Haq atau Daden, dan Susi asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo.

Daden Miftahul Haq mengungkapkan, bahwa anak Ferdy Sambo yang keempat adalah anak adopsi.

Sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J ini menghadirkan terdakwa Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).

Sebelum eks ajudan Ferdy Sambo, Daden Miftahul Haq, hakim telebih dahulu menghadirkan Susi ART Ferdy Sambo sebagai saksi di persidangan.

Baca juga: Sosok Susi ART Ferdy Sambo, Setahun Tak Bertemu Suami dan Anak di Kampung

Susi merupakan saksi pertama yang dimintai keterangan.

Sepanjang persidangan, Susi kerap terdiam dan gelagapan saat ditanya majelis hakim soal anak bungsu majikannya.

Tapi di penghujung sidang, eks ajudan Ferdy Sambo yang juga bersaksi mengungkap soal anak bungsu tersebut.

Dalam sidang, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mencecar Susi soal siapa yang melahirkan anak terakhir Putri Candrawathi bernama Arka.

Awalnya, Hakim Ketua Wahyu Imam Santoso bertanya kepada Susi jumlah anak dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

"Berapa anak Putri?" tanya hakim.

"Ada empat yang mulia," jawab Susi.

Selanjutnya, Imam bertanya siapa saja nama anak Ferdy Sambo dan Putri.

Namun, hanya anak terakhir yang disebut Susi tanpa ada nama Sambo di belakangnya.

"Coba siapa saja anak-anaknya?" tanya hakim lagi.

"Trisa Sambo, Tribrata Sambo, Datia Sambo, Mas Arka," jawab Susi.

"Umur berapa Arka?" lanjut Hakim

"Setahun setengah," jawabnya.

"Lahir di mana?" tanya Hakim

"Di rumah (Jalan) Bangka (Kemang, Jakarta)," jawab Susi.

Baca juga: Hubungan Brigadir J dengan Ayu dan Vita Dipertanyakan, Pengacara Putri Candrawathi Ditegur Hakim

Kemudian, tiba-tiba hakim bertanya soal siapa yang melahirkan Arka yang disebut Susi anak terakhir dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Dalam hal ini, hakim bertanya sampai tiga kali terkait hal itu dan selalu dijawab Susi bahwa Arka merupakan anak dari Putri Candrawathi yang lahir pada 23 Maret 2021.

ART Ferdy Sambo, Susi saat memberikan keterangan di persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, yang dinilai oleh hakim kesaksiannya banyak kebohongan, Senin (31/10/2022).
ART Ferdy Sambo, Susi saat memberikan keterangan di persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, yang dinilai oleh hakim kesaksiannya banyak kebohongan, Senin (31/10/2022). (YouTube Kompas TV)

"Ibunya yang melahirkan Arka siapa?" tanya hakim lagi.

"Ibu Putri Candrawathi," jawab Susi.

"Saudara bohong? Siapa yang melahirkan?" Hakim kembali bertanya.

"Ibu Putri," jawab Susi.

"Saudara tetap pada keterangan jika Putri yang melahirkan?" tegas Hakim

"Siap, Ibu Putri," jawab Susi.

Kesaksian Daden soal Anak Bungsu Ferdy Sambo

Keterangan Susi ART Ferdy Sambo tersebut berbeda dari keterangan Daden eks ajudan Ferdy Sambo.

Hakim bertanya kepada Daden soal apakah Putri Candrawathi pernah hamil atau melahirkan pada 2019 lalu.

"Dari 2019 dia (Putri Candrawathi) pernah hamil melahirkan?" tanya Hakim.

"Kalau menurut saya tidak yang mulia," jawab Daden.

"Tadi saudara Susi mengatakan bahwa anak ibu PC itu dilahirkan kurang lebih satu setengah tahun, kalau satu setengah tahun kan berarti 2019-2020. Dia ngotot itu anaknya bu PC, saudara bilang tidak pernah melihat saudara PC hamil?" Hakim kembali bertanya.

"Siap yang mulia," jawab Daden.

Baca juga: Ungkap 4 Kejanggalan Kasus Brigadir J, Komnas HAM Desak Hakim Ungkap Percakapan Sambo dan Putri

Selanjutnya, Hakim kembali bertanya kepada Daden soal kelahiran anak bungsu eks Kadiv Propam Polri Itu.

"Sejak kapan bayi ada di rumah?" tanya Hakim.

"Mohon izin yang mulia pertanyaan ini menyangkut dengan kasus?" Daden kembali bertanya ke Hakim.

"Ini menyangkut kasus," ucap Hakim.

"Siap mohon izin yang mulia, setahu saya ibu sama bapak ini tidak berkenan anaknya yang paling kecil dikhawatirkan masa depannya," jawab Daden.

"Ini di persidangan tidak ada kaitannya dengan masa depan atau apapun," sanggah Hakim.

"Siap yang mulia," ucap Daden.

"Siap untuk anak ibu PC dan bapak yang paling kecil itu anak adopsi yang mulia. Namun untuk prosesnya saya tidak tahu," sambung Daden.

Ferdy Sambo Minta Dicarikan Anak Laki-laki

Seperti diketahui, beberapa waktu yang lalu sempat beredar isu yang menyebut anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi hasil adopsi.

Isu tersebut lalu dibahas oleh pengacara Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak saat menjadi narasumber di YouTube Irma Hutabarat - HORAS INANG.

Martin Lukas Simanjuntak menjelaskan Brigadir J pernah diminta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk mencari bayi berjenis kelamin laki-laki yang bisa diadopsi.

Kala itu Brigadir J baru bekerja sekitar satu tahun dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

"Ada yang mengatakan 'apakah anaknya yang terakhir itu adalah anak kandung atau anak adopsi?'. Hal ini tidak bisa dipisahkan dari informasi yang kita dapat bahwa enam bulan atau satu tahun pasca-Yosua kerja," ucap Martin Lukas Simanjuntak.

"Itu ada request kepada Brigadir J untuk mencari anak bayi laki-laki dari keluarga Hutabarat," ungkap Martin Lukas Simanjuntak.

Namun Brigadir J tak berhasil, menemukan bayi laki-laki bermarga Hutabarat seperti permintaan atasannya.

Hingga akhirnya Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo mencari sendiri bayi laki-laki untuk diadopsi.

Baca juga: Siapa Kuat Maruf? Berani Mengatur dan Sentuh Tubuh Putri Candrawathi, Membuat Hakim Heran

Rupanya hal tersebut merupakan permintaan khusus dari Ferdy Sambo, mantan jenderal bintang dua itu sangat ingin mempunyai anak berjenis laki-laki lagi.

"Karena Yosua ini dianggap baik, jadi dicari yang darahnya seperti Yosua. Karena ada permintaan dari bapak (Ferdy Sambo), masih mau nambah anak laki-laki," kata Martin Lukas Simanjuntak.

"Memang tidak dapat ya, ada, tapi keluarganya maunya tidak diadopsi, tapi dibesarkan. Akhirnya ada lah anak ini (anak PC dan FS sekarang)," pungkasnya.

Karenanya, Martin Lukas Simanjuntak pun menduga anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang saat ini berusia 1,5 tahun adalah anak adopsi.

"Kalau kita kaitkan hal tersebut, mungkin saja memang anak tersebut bukan anak kandung," ucap Martin Lukas Simanjuntak.

Kabar anak bungsu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi hasil adopsi kembali menyeruak, karena asisten rumah tangga (ART) pasangan tersebut, Susi kesulitan menjawab pertanyaan hakim di sidang Bharada E, pada Senin (31/10/2022).

Ditanyai hakim soal siapa yang melahirkan anak terakhir Ferdy Sambo yang masih berusia 1,5 tahun, Susi terdiam sejenak.

Hingga akhirnya, majelis hakim kembali tegas bertanya ke Susi.

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah

Terungkap pula dari persidangan fakta lain dari rumah tangga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Fakta lain itu yakni bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tidak tinggal satu rumah selama setahun ini. 

Putri Candrawathi tinggal di rumah di Jl Saguling,  sedangkan Ferdy Sambo tinggal di rumah Jl Bangka, Jakarta.

Putri Candrawathi pindah ke rumah Jl Saguling sekitar setahun ini atau selepas Idul Fitri 2021. 

Baik rumah di Jl Saguling dan Jl Bangka, merupakan rumah pribadi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Keduanya hanya bertemu selama akhir pekan, yakni pada hari Sabtu dan Minggu di rumah Saguling.

Hal itu disampaikan Bharada Eliezer dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (31/10/2022). 

"Saudara saksi (Susi) mengatakan Pak FS lebih sering di Saguling dan saudara saksi sering menyediakan sarapan untuk saudara FS."

"Faktanya, saudara FS ini lebih sering di kediaman di Bangka untuk Sabtu-Minggu baru balik ke Saguling," kata Bharada E, dikutip dari tayangan Kompas Tv.

Pernyataan Bharada E ini menjelaskan sekaligus membantah keterangan Susi yang mengatakan bahwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo sering bertemu.

Sebelumnya, Susi mengatakan kepada Majelis Hakim bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tinggal serumah di rumah Jl Bangka, Jakarta.

Namun, setelah Hari Raya Idul Fitri atau setelah Lebaran 2021, Putri Candrawathi pindah dari rumah Bangka ke rumah Saguling.

Adapun kepindahannya ini, kata Susi, diikuti Ferdy Sambo.

Ferdy Sambo, kata Susi, sering mengunjungi dan tidur di rumah Saguling.

Ia pun mengatakan bahwa ia sering melihat Ferdy Sambo pagi hari berada di rumah.

Meskipun ia tidak mengetahui pukul berapa Ferdy Sambo pulang.

Susi juga memberikan keterangan bahwa dirinya setiap pagi sering menyiapkan sarapan untuk Ferdy Sambo sebelum berangkat bertugas.

"Sejak 2021 (Putri Candrawathi pindah ke Saguling), sejak sesudah Lebaran 2021."

"(Ferdy Sambo) pindah ikut ke Saguling."

"Tidak juga (sering ke Saguling), (Ferdy Sambo ikut) tidur di Saguling, tapi sering juga."

"Kalau nginap pasti nginap, saya tidak tahu (kapan pulangnya Ferdy Sambo), tapi pagi sudah ada Bapak di Rumah Saguling," kata Susi.

(Tribunnews.com/Suci Bangun Dwi Setyaningsih/Abdi Ryanda Sakti/Galuh Widya Wardani)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved