Rabu, 27 Mei 2026

Arti Zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil, Kedahsyatannya Terekam dalam Kisah Para Nabi

Salah satu zikir yang dikenal adalah zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: fitriadi
YouTube
Ilustrasi zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir memiliki keutamaan luar biasa bagi orang yang mengamalkannya. 

BANGKAPOS.COM - ZSatu di antara zikir populer adalah zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir.

Zikir ini memiliki keutamaan luar biasa bagi orang yang mengamalkannya.

Keistimewaan mengamalkan zikir pendek ini terekam dalam kisah sejarah para Nabi.

Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir adalah zikir pendek, yang artinya:

"Cukuplah Allah sebagai penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik pelindung"

Meski kalimatnya pendek, namun zikir ini mengandung makna dan keistimewaan yang luar biasa.

Ada sejumlah kisah masyhur di balik zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir. 

Baca juga: Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir dan Keutamaannya

Berikut beberapa kisah singkat tentang kedahsyatan zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir, yang dihimpun Bangkapos.com dari beberapa sumber.

1. Kisah Nabi Ibrahim

Di masa Nabi Muhammad SAW, ada kisah tentang kedahsyatan zikir ini di masa Nabi Ibrahim a.s.

Kala itu Nabi Ibrahim dilempar ke dalam api oleh orang-orang Quraisy.

Imam Nawawi dalam buku Riyâdh ash-Shâlihîn menulis, “Hasbunallah Wanikmal Wakil diucapkan oleh Ibrahim a.s. ketika dilempar ke dalam api, juga diucapkan oleh Muhammad saw.  ketika ada orang-orang mengatakan ‘Sesungguhnya orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan (pasukan) untuk (menyerang) kamu. Oleh karena itu, takutlah kepada mereka,’ ternyata (ucapan) itu menambah kuat iman mereka dan mereka menjawab, ‘Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.’” (Diriwayatkan oleh Bukhari).

Ketika Nabi Ibrahim diletakkan di atas tungku api, Jibril bertanya kepada beliau –Apakah engkau memerlukan sesuatu pertolongan dariku?’ Nabi Ibrahim lantas menjawab – “Aku tidak memerlukan apa-apa pertolongan darimu. Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah”.

Nabi Ibrahim mempercayakan seluruh jiwa dan raganya sepenuhnya kepada Allah, maka Allah berfirman “Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim”. Allah menjadikan api yang panas itu dingin seketika. Dan Ibrahim pun tidak terbakar. Demikian halnya dengan Rasulullah dan para sahabat ketika menghadapi ancaman dari pasukan kafir, mereka juga mengucapkan “Hasbunallah wa ni’mal wakil” Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.

2. Perang Uhud

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved