Senin, 27 April 2026

7 Tanda Gula Darah Tinggi, Waspadai Sebelum Makin Parah

Kadar gula yang normal dalam darah adalah kurang dari 100 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 140 mg/dl dalam 2 jam setelah makan.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Dedy Qurniawan
Freepik
Ilustrasi gula darah tinggi 

BANGKAPOS.COM - Darah manusia tak hanya mengandung oksigen tapi juga gula dalam bentuk glukosa.

Glukosa dialirkan dalam darah menuju tiap sel dan dipecah menjadi energi yang dipakai saat beraktivitas.

Kadar gula yang normal dalam darah adalah kurang dari 100 mg/dL sebelum makan dan kurang dari 140 mg/dl dalam 2 jam setelah makan.

Kadar gula darah bisa saja naik dan turun tergantung waktu, perubahan kondisi tubuh, atau pemicu lainnya.

Pada umumnya, fluktuasi (naik-turunnya) kadar gula darah masih termasuk wajar jika angkanya tidak berubah sangat drastis.

Banyak orang mungkin m tidak sadar bahwa memiliki gejala gula darah yang dapat membahayakan kesehatan.

Hal itu disebabkan karena tanda-tanda fisik tingginya gula darah sering dihiraukan.

Padahal penting untuk mengenali tanda-tanda gula darah tinggi agar tak berakhir fatal, berikut ini diantaranya sebagaimana dikutip dari everydayhealth.com.

1. Selalu lapar

Banyak orang dengan gula darah tinggi yang tidak terkontrol merasa lebih lapar dari biasanya, yang menandakan gejala yang disebut polifagia.

Meskipun Anda makan lebih banyak, berat badan Anda mungkin turun tanpa alasan yang jelas jika kadar gula darah Anda terlalu tinggi.

Hal itu karena tubuh selalu memecah otot dan lemak tanpa disengaja.

Selain perubahan berat badan dan nafsu makan ini, Anda mungkin melihat kelemahan pada otot Anda dan lebih sering jatuh

2. Kelelahan ekstrem

Kelelahan ekstrem adalah gejala  gula darah yang tidak terkontrol. Sederhananya, ketika tubuh Anda tidak memproses insulin dengan benar atau tidak memiliki jumlah insulin yang cukup, gula tetap berada di dalam darah kita.

Akhirnya, gula malah menumpuk terlalu banyak dalam darah dan tidak bisa terpakai sebagai energi.

Ciri-ciri gula darah tinggi ini justru membuat tubuh seolah kekurangan energi.

3. Sakit kepala dan penglihatan kabur

Anda mungkin memperhatikan bahwa penglihatan Anda tidak sejelas dulu dan mungkin tampak agak kabur.

Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan lensa mata bengkak karena cairan bocor.

Ini mengubah bentuk lensa, yang membuatnya tidak dapat fokus dengan benar, menyebabkan penglihatan kabur.

Anda mungkin juga menemukan diri kesulitan mengemudidan sering menderita sakit kepala.

4. Luka lebih lama sembuhnya

Luka, goresan, memar, dan luka lainnya sembuh lebih lambat dengan adanya gula darah yang tidak terkontrol, menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases.

Diabetes menyebabkan kerusakan saraf dan memengaruhi sirkulasi, terutama di kaki bagian bawah dan kaki, yang dapat menunda penyembuhan karena aliran darah ke area tersebut tidak cukup.

Bahkan luka kecil lebih rentan terhadap infeksi, yang bisa menjadi sangat serius dan bahkan mengakibatkan kaki diamputasi.

5. Sering kesemutan

Seperti yang telah disebutkan, gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan saraf yang juga dikenal sebagai neuropati diabetik.

Anda mungkin akan sering mengalami kesemutan atau bahkan mati rasa di tangan dan kaki Anda.

Beberapa orang juga mengalami rasa sakit di tangan dan kaki mereka.

Meskipun neuropati paling umum terjadi pada orang yang menderita diabetes dalam waktu lama

6. Haus terus-menerus

Haus terus-menerus merupakan efek dari sering kencing.

Karena tubuh mengeluarkan banyak cairan, praktis tubuh jadi haus untuk memberikan kode pada tubuh agar tidak dehidrasi.

Semakin sering kencing, rasa haus pada penderita gula darah tinggi juga semakin sering.

7. Sering kencing

Ketika kandungan gula darah terlalu tinggi, ginjal otomatis akan mengeluarkan lebih banyak gula dari tubuh.

Salah satu caranya dengan kencing. Tak pelak, penderita penyakit gula darah tinggi lebih sering kencing ketimbang dalam kondisi normal.

(Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved