Berita Bangka Barat
Resmikan Perpusda Bangka Barat, Sukirman Ajak Generasi Muda Gemar Membaca
Jangan sampai gedung semegah ini jadi gedung tua, atau gedung hantu yang menakutkan. Yo di sini untuk menambah wawasan
Penulis: Yuranda | Editor: Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangka Barat yang terletak Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi dibuka, Selasa (15/11/2022).
Peresmian dilakukan oleh Bupati Bangka Barat Sukirman, dengan menandatangani prasasti yang telah disediakan di perpustakaan.
Bupati mengajak para pelajar serta generasi muda yang gemar membaca untuk datang ke Perpusda agar gedung tersebut selalu terisi dengan aktivitas.
Sukirman juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada kepala daerah terdahulu, Parhan Ali dan Markus yang telah mengusulkan ke pusat sehingga Bangka Barat bisa memiliki gedung perpustakaan ini.
"Jangan sampai gedung semegah ini jadi gedung tua, atau gedung hantu yang menakutkan. Yo di sini untuk menambah wawasan. Kita juga ada taman bacaan di sini. Harapannya anak-anak jadi gemar membaca," kata Sukirman, usia meresmikan Perpusda, Selasa (15/11/2022).
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangka Barat, Farouk Yohansyah mengatakan di perpustakaan daerah ada 26.000 buku.
Selain koleksi buku, terdapat juga beberapa fasilitas lainnya seperti ruang baca, ruang pertemuan, ruang workshop atau ruang pameran yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Ada 26ribu, tapi kita juga meminjamkan di berbagai perpusatakaan desa, sekolah dan komunitas. Untuk naskah kuno kita baru dapat 13 set dan arsip sejarah juga sedang mengurus juga jadi baru dapat 20 set, " kata Farouk Yohansyah.
Namun, Farouk Yohansyah menyebut koleksi buku ilmiah di perpustakaan daerah ini masih terbatas lantaran dalam tahapan proses pengolahan.
"Ya, buku ilmiah kita satu bulan ini baru bekerjasama dengan Polman, UBB, Universitas Muhammadiyah, Pertiba, jurnal-jurnal disana untuk dihibahkan kesini," ujarnya.
"Hanya saja belum dapat ditampilkan karena masih pengolahan. Kalau koleksi buku ilmiah jumlahnya tidak sampai 1000 buku," tambahnya.
Sementara, Vita (38) satu di antara pengunjung berharap dengan adanya perpustakaan daerah ini dapat meningkatkan minat baca masyarakat Bangka Barat.
"Dapat meningkatkan minat baca, terutama untuk anak-anak di sini. Senang sekali karena anak anak sekolah kami bisa mengeksplorasi banyak buku. Terus mudah-mudahan perpustakaan ini banyak kegiatan yang melibatkan anak-anak," ujar Vita.
(Bangkapos.com/Yuranda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/15112022perpus.jpg)