Berita Bangka Tengah
Bisa Bertahan Dua Tahun, Kawasan Wisata Bukit Pinteir Masih Butuh Perhatian Pemerintah
Kenapa kami masih bisa bertahan hingga dua tahun, karena dari total 35 anggota itu yang aktifnya sekitar 23 orang dan hampir , kemudian kawan
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bukit Pinteir merupakan satu di antara destinasi wisata alam yang berlokasi di Kelurahan Kampung Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.
Destinasi wisata bukit yang menawarkan keindahan alam ini, memiliki keanekaragaman kekayaan flora dan fauna yang masih cukup terjaga.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Pinteir Syahrial mengungkapkan sejarah pengelolaan Bukit Pinteir menjadi tempat pariwisata berawal dari pandemi Covid-19 2020 lalu.
Di mana sebelumnya, para pengelola Bukit Pinteir merupakan pengurus Yayasan Ar Rahman Ar Rahim yang mana kegiatan sosialnya berupa bersih-bersih masjid
Namun, ketika pandemi Covid-19 melanda, saat itu banyak masjid ditutup, sehingga para pengurus tidak memiliki kegiatan sosial kembali.
"Akhirnya saat itu saya nongkrong bersama teman saya di Kebon yang saat ini merupakan kawasan Bukit Pinteir, karena kan semua tempat ditutup, dari situ kami mulai ngumpul di kebon itu," ucapnya kepada Bangkapos.com Sabtu (21/11/2022) siang.
Karena sering bercengkrama di kebon dengan pemandangan bukit indah, Syahrial beserta temannya pun terbesit untuk mengembangkan sebuah bukit di sana dijadikan sebagai tempat wisata.
Pasalnya, kekosongan kegiatan saat pandemi membuat mereka bosan sehingga pihaknya melihat potensi Bukit Pinteir sangat besar jika dikembangkan.
Mulai dari situlah pihaknya selalu gotong royong demi menjadikan kawasan Bukit Pinteir menjadi tempat pariwisata yang menarik hingga saat ini.
"Saya ingat kata pak Sandiaga Uno yang mengatakan jika ada potensi wisata di desa maka itu harus dikembangkan dan jadikan itu sebagai potensi untuk meningkatkan perekonomian," jelasnya.
Berbagai bantuan CSR dari perusahaan besar seperti Bank Sumsel, PT Timah, dan Angkasa Pura pun telah diberikan dalam bentuk fasilitas gazebo, mushola dan lainnya.
Seiring berjalannya waktu,kawasan Bukit Pinteir menjadi primadona bagi wisatawan, tak jarang mereka melakukan camping serta mengadakan kegiatan gathering dan outbond di tempat itu.
Hal itu tak lepas dari kekompakan para pengurus yang berjumlah 35 orang dan selalu berkomitmen menjadi wisata ini untuk prospek jangka panjang.
"Kenapa kami masih bisa bertahan hingga dua tahun, karena dari total 35 anggota itu yang aktifnya sekitar 23 orang dan hampir , kemudian kawan kawan setiap Sabtu Minggu itu pasti kami gotong royong dan kami selalu ada 24 jam di situ namun secara bergantian karena ada fasilitaa yang harus dijaga," jelasnya
Namun, Syahrial mengakui, sejauh ini tarif mengunjungi Bukit Pinteir gratis, hanya saja pihaknya hanya menyiapkan kotak sukarela saja bagi pengunjung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/21112022syah.jpg)