Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Nelayan Temukan Jasad Mekanik Helikopter, Aipda Joko Tak Sempat Baca Pesan Istrinya

Duka mendalam dirasakan oleh keluarga Aipda Joko Mudo, korban musibah jatuhnya helikopter NBO-105/ P-1103 milik Polri di perairan Manggar.

Editor: nurhayati
Dok/Bangka Pos
Halaman Harian Pagi Bangka Pos Hari Ini. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Duka mendalam dirasakan oleh keluarga Aipda Joko Mudo, korban musibah jatuhnya helikopter NBO-105/ P-1103 milik Polri di perairan Manggar, Belitung Timur.

Rasa kehilangan yang besar dirasakan sang istri yang terkenang saat-saat melepas suaminya menjalankan tugas negara.

Duka ini diungkapkan istri Aipda Joko Mudo di akun tiktok sepupunya yang mengunggah screenshoot chatnya yang terakhir dengan suami kesayangan.

Namun chat tersebut tidak terkirim dengan suaminya karena Aipda Joko Mudo tidak berhasil
dikontak di hari kecelakaan, Minggu (27/11/2022) siang.

Bahkan Aipda Joko mengirimkan kecupan lewat tangannya saat momen tersebut.

Di akun itu juga menambahkan foto Aipda Joko Mudo saat berada di depan helikopter saat akan pergi bertugas dengan seragam wearpack berwarna oranye.

Di caption video tersebut dia bersyukur karena jasad Aipda Joko berhasil ditemukan dalam kondisi utuh.

Innalillaahi wa innailaihi rajiun. Alhamdulillaah jasadmu ditemukan dalam keadaan utuh,” tulisnya.

Mama Is juga berdoa agar Aipda Joko Mudo bisa husnul khotimah karena meninggal saat dalam keadaan bertugas.

“Selamat jalan Aipda Joko Mudo. Semoga khusnul khotimah,” katanya diikuti emoticon peri dan emoticon menangis.

Aipda Joko Mudo adalah mekanik pada helikopter Polri nahas itu.

Jenazah Joko ditemukan berada 18 mil dari posko pencarian oleh rombongan nelayan bagan dari Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Temuan ini menyusul keberhasilan tim SAR gabungan yang sebelumnya lebih dulu menemukan jasad Bripda Khoirul Anam pada Senin (28/11/2022) dan Briptu Moch Lasminto pada Selasa (29/11/2022) lalu.

Almarhum Aipda Joko merupakan warga RT 8, Dukuh Sendangsari, Desa Sunggingan, Kecamatan Miri, Sragen, Jawa Tengah yang kini menetap di Jakarta. Aipda Joko meninggalkan dua orang anak yang masih duduk di bangku SD dan seorang istri yang merupakan anggota Polwan asal Gorontalo.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved