Pakar Mikro Ekspresi Sebut Beda Pembawaan Ferdy Sambo dan Bharada E di Persidangan: FS Lebih Tenang
Pakar Ekspresi menyebut terdakwa pembunuhan Brigadir J, Bharada E alias Richard Eliezer dan Ferdy Sambo memiliki beda saat berbicara di ruang sidang
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Teddy Malaka
Menurut Monica Kumalasari begitu pembawaan Bharada E begitu berbanding terbalik dengan terdakwa pembunuhan Brigadir J yang lain, Ferdy Sambo.
Suara Ferdy Sambo di persidangan saat memberikan kesaksian maupun sanggahan kemudian disoroti Monica.
Sidang perkaran kasus pembunuhan berencana Brigadir J sampai saat ini masih berlangsung.
Menurut Monica Ferdy Sambo sekarang pembawaannya jauh lebih tenang.
Monica Kumalasari bahkan menjelaskan jenis suara yang digunakan Ferdy Sambo saat berbicara.
"Kalau Sambo justru sekarang lebih tenang tampaknya ya secara keseluruhan akhir-akhir ini, tetapi justru yang kita perhatikan gestur lebih tenang sekarang tapi suara yang sekarang justru pake tone softer dan lower (lebih dan lebih rendah)," jelas Monica.
Monica Kumalasari kemudian menjelaskan maksud dari softer dan lower yang disebut jenis tone suara yang digunakan Ferdy Sambo.
"Softer and lower may refleks a lie, may ya ini dikatakannya begitu," kata Monica.
"Misalnya gini gak kaya ketika berbicara berapi-api, tapi tiba-tiba saya ngomonginnya (lebih pelan dan lembut), ada perubahan dong?" sambungnya.
"Berbanding terbalik dengan Eliezer?" tanya pembawa acara.
Ahli Mikro Ekspresi, Monica Kumalasari menyebut terdakwa pembunuhan Brigadir J, Bharada E alias Richard Eliezer semakin spontan saat mengeluarkan kesaksiannya di persidangan.
"Iyaa," tandas Monica Kumalasari.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221212-Ferdy-Sambo-dan-Bharada-E-menjalani-sidang.jpg)