Horizzon

Inspirasi Maroko

Kita harus melihat bagaimana prestasi Maroko ini diraih dari kerja keras yang berkelanjutan.

Editor: suhendri
Bangka Pos
IBNU TAUFIK Jr / Pemred BANGKA POS GROUP 

Tidak ada prestasi dengan cara instan. Pesan itu patut menjadi pelajaran bagi kita dan Maroko sukses melakukannya.

Lalu bagaimana dengan sepak bola kita? Apakah kita masih ingin bersiasat dengan pura-pura lupa dan pura-pura tak bersalah sekaligus mencari alasan pembenar terkait tragedi gas air mata yang menewaskan 135 nyawa di Kanjuruhan, Malang 1 Oktober 2022 lalu?

Sepak bola bukan hanya soal 2x45 menit di dalam lapangan, untuk itu pembenahan harus mulai dari federasi (PSSI), sistem kompetisi, dan juga unsur pendukung lainnya termasuk polisi dan aparat keamanan yang hingga saat ini masih sering mencari alasan pembenar terkait penggunaan gas air mata di pertandingan sepak bola.

Jika kita serius, Maroko yang memiliki penduduk 35 juta jiwa butuh sekitar 15 tahun untuk bisa pentas di ajang Piala Dunia, maka Indonesia yang memiliki 270 juta jiwa penduduk rasanya bisa lebih cepat untuk kita bisa melihat timnas Garuda di pentas sepak bola dunia. (*)

Sumber: bangkapos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved