Berita Sungailiat

SMD Diminta Bantu Percepatan Pembangunan Desa

Bupati Bangka Mulkan menutup kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Sarjana Membangun Desa (SMD) Tahun 2022 Senin (19/12/2022).

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan menutup kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Sarjana Membangun Desa (SMD) Tahun 2022 di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Senin (19/12/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Bupati Bangka Mulkan menutup kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Sarjana Membangun Desa (SMD) Tahun 2022 di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Senin (19/12/2022).

Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Bangka diikuti 62 orang Sarjana Membangun Desa (SMD) dari 62 desa yang ada  di Kabupaten Bangka.

Baca juga: Ombudsman Babel Sebut Banyak Hal yang Harus Diselidiki Polisi Terkait Asal Usul 6,9 Ton Pasir Timah

Baca juga: Kepemilikan Pasir Timah 6,9 Ton Masih Gelap, Dewan Minta Polisi Usut Tuntas Mafia Tambang

Ketua Pelaksana Pelaksana,  Suhartini mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pendampingan dari Sarjana Membangun Desa (SMD). 

"Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan mendorong semangat SMD dalam melaksanakan tugas di desa-desa," kata Suhartini.

Menurutnya, proses percepatan pembangunan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di desa perlu ditunjang dengan kapasitas dan kualitas SDM yang mampu mendorong proses pembangunan, berbasis pemberdayaan masyarakat dengan memaksimalkan penyerapan dan pemberdayagunaan sumber-sumber pembangunan.

"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bangka mengambil kebijakan sebagai upaya wujudkan visi misi dalam rangka realisasi program pembangunan di Kabupaten Bangka melalui Dinas PMD, melakukan perekrutan Sarjana Membangun Desa (SMD) sebanyak 62 orang, dan ditempatkan di 62 desa guna mendorong kemajuan desa yang berbasis optimalisasi potensi dan pemberdayaan masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Cegah Penumpukan Kendaraan Jelang Nataru di Tanjungkalian, ASDP Manfaatkan Lahan Buffer Zone

Baca juga: Kebakaran Terjadi di Kawasan Padat Penduduk, Satu Orang Meninggal Dunia Dua Luka-luka

Bupati Bangka Mulkan mengatakan keberadaan SMD ini dibentuk sejak tahun 2014, karena melihat dari pergerakan penyerapan anggaran yang ada di desa, di mana SDM nya sangat krisis sehingga sangat perlu pendampingan para sarjana ini.

"Tujuannya adalah memberikan suatu pendampingan kepada para kepala desa dan perangkat desa, terutama dalam memberi pelayanan kepada masyarakat desa. Sehingga kami mengharapkan kehadiran para sarjana membangun desa ini secara kontinyu, secara rutinitas keberadaan yang ada di desa," kata Mulkan.

Diharapkannya, dengan adanya SMD ini dapat memberikan sumbangsih pemikiran-pemikiran kepada kepala desa dan perangkat desa yang langsung terjun ke masyarakat desa dalam memberikan suatu pemahaman dan juga merubah mindset dan konsep terhadap pola hidup kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Bangka.

"Kami sangat berharap peran dan tugas SMD ini bisa dijalankan dengan baik dan benar, sehingga serapan anggaran dan program pembangunan di desa-desa bisa berjalan dengan baik dan lancar," harap Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved