Minggu, 26 April 2026

Berita Pangkalpinang

Gelombang Tinggi Terjang Pantai Pasir Padi, Molen Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

Masyarakat Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung diperingatkan untuk waspada beberapa pekan ke depan.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Dok/Bangkapos.com
Warga berada di kawasan Pantai Pasir Padi, Kota Pangkalpinang yang dalam keadaan sedang gelombang tinggi. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menetapkan siaga satu bencana setelah cuaca ekstrem serta banjir rob merendam ratusan permukiman warga, di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung. Status kebencanaan ditetapkan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman, hingga dua hari kedepan, setelah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang. Foto diambil Kamis (14/1/2021). BANGKA POS/RESHA JUHARI 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung diperingatkan untuk waspada beberapa pekan ke depan.

Terutama akan potensi cuaca ekstrem dalam beberapa pekan ke depan hingga awal tahun 2023.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil meminta warganya untuk sementara ini waspada akan cuaca ekstrem, serta menghindari tempat-tempat yang rawan akan bencana.

Di mana gelombang tinggi disertai hujan deras dan angin kencang terjadi di pesisir Pantai Pasir Padi, Jumat (23/12/2022) pagi.

Baca juga: Ditanyai Urgensinya Pergi DL ke Rumania, Begini Pengakuan Ketua DPRD Bangka Tengah Me Hoa

Baca juga: Pengamat Politik Soroti Kunjungan Ketua DPRD Bateng ke Rumania, Dianggap Hanya untuk Rekreatif

Akibatnya, air meluap hingga ke pemukiman dan menggenangi sejumlah rumah warga di wilayah tersebut.

“Terutama Pasir Padi memang sering terjadi seperti itu pada penghujung tahun,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (23/12/2022).

Molen biasa Maulan Aklil dipanggil mengungkapkan, pihaknya sendiri telah memperkirakan gelombang air laut akan tinggi.

Tidak hanya itu, intensitas hujan hingga awal tahun juga diperkirakan yang cukup intens terjadi.

Suasana gelombang air laut tinggi ya g meluap hingga ke jalan, pantai Pasir Padi, Selasa (7/12/2021).
Suasana gelombang air laut tinggi ya g meluap hingga ke jalan, pantai Pasir Padi, Selasa (7/12/2021). (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Tak ayal hal ini dapat menimbulkan banjir rob di beberapa pesisir daerah di Pangkalpinang.

Fenomena seperti ini menurutnya sering terjadi setiap penghujung tahun. Ini disebabkan oleh faktor alam dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Bahkan menurut Molen, ia telah memperkirakan pasang tinggi akan terjadi pada 22 Desember 2022.

Sebagaimana perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

“Saya sudah memperkirakan bahwa tinggi pasang naik itu tanggal 22 Desember 2022 ini. Cuma agak meleset sedikit, tadinya tanggal 22 ternyata tanggal 23 Desember 2022,” jelas Molen.

Di sisi lain lanjut dia, pihaknya telah menyiapkan tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran serta untuk siaga di lokasi. Terutama di kawasan Pantai Pasir Padi.

Sedangkan di kawasan Kelurahan Opas Indah dan Gedung Nasional saat ini juga menjadi perhatian.

Baca juga: Gelapkan Uang Arisan Senilai Rp191 Juta, Perempuan Muda Ini Tipu 59 Warga Bangka Selatan

Baca juga: Kios BBM di Belitung Terbakar, Diduga Api Berasal dari Korsleting Listrik

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved