Selasa, 19 Mei 2026

TKW

Kisah TKW Taiwan Menolak Umpan dari Majikan: Laut Bisa Diukur Tapi Hati Tidak

Dian baru-baru ini membagikan kisahnya saat dikasih uang lebih untuk belanja dari sang majikan yang kerap ia sapa Akong atau Mbah

Tayang:
Penulis: Nur Ramadhaningtyas |
Tangkapan layar YouTube Aristyaa Diian
Dian, TKW di Taiwan 

BANGKAPOS.COM -- Dian Aristya sudah 6 tahun lamanya menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di negeri Formosa, Taiwan.

Sampai saat ini Dian memegang teguh prinsip kejujuran dimanapun ia bekerja.

Dian baru-baru ini membagikan kisahnya saat dikasih uang lebih untuk belanja dari sang majikan yang kerap ia sapa Mbah.

"Tadi sebelum saya berangkat ke pasar Mbah kan ngasih uang ke saya, kebetulan dikasih dua lembar," ujar Dian dikutip dari video YouTube-nya, Senin (2/1/2023).

Dian mengaku lebih baik jujur agar tak terkena imbas di kemudian hari.

Ia pun menilai bahwa kita tidak bisa mengukur hati orang lain. Bisa saja memang "umpan" tersebut sengaja dilakukan untuk melihat sikap dan kejujuran kita.

Baca juga: Perppu Ciptaker: Nikah dengan Teman Satu Kantor Tak Dipecat

Baca juga: Kisah TKW Selalu Diintai Kakak Majikannya Hingga Berujung Dinikahi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Baca juga: Sosok Kang Alam, Ayah Norma Risma yang Dikhianati Istri dan Menantunya Sendiri, Begini Nasibnya Kini

"Saya tidak tahu itu sengaja atau tidak sengaja, dalamnya laut bisa diukur dalamnya hati siapa yang tahu," tambahnya.

TKW asal Trenggalek, Jawa Timur ini mengingatkan untuk tidak terlena akan sesuatu yang bisa jadi sebuah jebakan. Lebih baik bersikap jujur dengan siapa pun.

"Tapi saran untuk teman-teman, jangan sampai terlena. Ada kalanya itu hanya jebakan, ada kalanya memang itu orangnya yang tidak tahu atau lupa," jelasnya

"Yang mengerikan itu kalau itu jebakan bestie, kalau seumpamanya dijebak, pancingan kalau kita makan umpannya, berakhir di penggorengan, paham kan maksud saya," ungkapnya.

Perempuan cantik itu lantas tak mengambil kelebihan uang itu. Ia mengaku menyerahkan kembali uang lebih dari sang majikan.

"Jadi utamakan kejujuran dimanapun Anda berada, kerja ikut siapa pun itu, bisnis dengan siapapun juga," pungkas Dian

"Jadi saya kembalikan saja uangnya," tutup gadis berambut panjang itu.

Punya majikan perhatian

Dian adalah salah satu pekerja migran yang cukup beruntung bekerja di negeri orang.

Baca juga: Berlaku Mulai 1 Januari 2023, Ini Daftar Besaran UMP Terbaru Tahun 2023 di Seluruh Daerah Indonesia

Jauh dari rumah, keluarga, dan sanak saudara, Dian ternyata memiliki majikan yang super perhatian.

Meski tinggal di rumah yang isinya para pria semua, Dian tak perlu curiga dan berpikir negatif karena majikan dan anak-anaknya ikut menjaganya.

Pernah pada suatau hari, handphone Dian mendadak rusak. Karena tidak memiliki pengalaman memperbaiki handphone di Taiwan, Dian pun ditemani anak majikannya untuk memperbaiki handphone tersebut.

Diberitakan Bangkapos.com sebelumnya, Dian diantar naik motor oleh anak majikannya itu.

Respon sang majikan malah ikut mengkhawatirkan hp pegawainya.

"Tadinya aku gamau cerita sama pak bos tapi karena lama saya harus bilang, pak bos bingung dan ikutan panik," ungkap Dian.

"Dan beliau langsung cari konter resmi dan ada yang terdekat di Shichlin, kemudian ditanyakan harganya 7100 atau sekitar Rp 3,5 juta," bebernya.

Tak sampai disitu, Dian ternyata diantar langsung oleh majikannya.

Hal itu lantaran menurut bosnya itu Dian lah yang mengerti betul tentang kondisi hpnya.

"Nah tadinya pak bos sendiri yang mengantar hp saya, tadi karena saya yang lebih ngerti jadi pak bos nyurus saya juga ikut," kata Dian.

Tibalah mereka di tempat servis tersebut dan ternyata hp TKW cantik itu bisa selesai dalam waktu dua jam.

"Saya bersyukur banget, majikan ternyata sangat care banget memperhatikan banget, karena tidak semua majikan itu tidak memperhatikan masalah TKW-nya," jelas Dian antusias.

Ia juga tak menyangka saat mengurus urusan pribadi seperti ini gajinya tak dipotong sepeser pun.

"Alhamdulillah majikan saya beliau begitu saya sambati langsung dicariin ditanyain harganya berapa dianterin dibantuin ngomong trus ditinggal pas semuanya udah OK, dan inikan urusan pribadi tapi gaji saya tidak dipotong saya bersyukur banget," beber Dian.

(Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved