Selasa, 14 April 2026

PPKM Dicabut Kunjungan Wisatawan Meningkat, BPBD Ingatkan Varian Baru dan Masih Pandemi Covid-19

Kunjungan wisatawan ke Bangka Belitung mengalami peningkatan sejak pencabutan PPKM oleh Presiden Joko Widodo

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani
Wisatawan memadati area Pantai Tikus Emas, Sungailiat, Bangka Belitung, Minggu (08/05/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA, - Imbas dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sangat berdampak positif bagi perekonomian masyarakat di Bangka Belitung khususnya sektor wisata.

Khususnya Belitung, jumlah wisatawan yang masuk ke Belitung terlihat bertambah setelah mencabutan PPKM oleh Presiden Jokowi, Jumat (29/12/2022) lalu.

Sejumlah tempat wisata di Pulau Belitung kata Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Yoga Nursiwan lebih banyak dikunjungi wistawan.

Kondisi ini tentunya akan berdampak baik pada sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat di Belitung.

"Usai PPKM resmi dicabut, pariwisata di Belitung mendapatkan angin segar dibidang pariwisata yang kini makin menggeliat dilihat tingkat wisatawan terus berdatangan ke pulau Belitung," kata Yoga Nursiwan, Selasa (10/1/2023).

Yoga Nursiwan, menjelaskan kunjungan wisata yang datang ke Belitung, terus berdatangan menikmati sensasi berlibur baik bersama teman maupun keluarga.

"Banyak wisatawan berdatangan ke lokasi wisata mereka datang ke pantai Tanjung Tinggi, pantai Tanjung Kalayang dan Sekolah Replika Laskar Pelangi di Manggar. Hal ini membuat pariwisata di Belitung semakin menggeliat," lanjutnya.

Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan lokal, nasional maupun manca negara berimbas pada pendapatan masyarakat dan daerah.

Senada disampaikan, Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Firmansyah Levi menyambut terkait dicabutnya PPKM.

"Alhamdulillah ya, PPKM di Indonesia sudah usai dan kita sudah dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sediakala. Setelah dua tahun ini kita selalu berhati-hati dan waspada dalam melakukan aktivitas akibat Covid19," kata Firmansyah.

Ia mengakui, selama PPKM diterapkan, banyak aktivitas dibatasi dan bekerja Work From Home (WFH).

"Kita berharap dengan awal 2023 ini bisa menjadi peluang bagi para pelaku usaha di bidang apapun. Untuk lebih berkembang guna meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Babel," ajaknya.

Sementara itu Polda Bangka Belitung mengingatkan kepada masyarakat di Bangka Belitung, untuk tetap menjalankan prokes terutama menggunakan masker meskipun PPKM sudah dicabut.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Pol Maladi, mengatakan, dengan tidak berlakukanya PPKM, penggunaan masker diharapkan tetap digunakan di tempat-tempat tertentu.

"Karena sudah tidak diberlakukan lagi, diharapkan masyarakat. Tetap menggunakan masker di tempat keramaian umum atau tertutup," kata kata Maladi.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved