Kamis, 28 Mei 2026

Arab Saudi

1.500 Hewan Langka Dilepas di Al Ula Arab Saudi, Ternyata Ada Misi Kerajaan Untuk Hal Ini

1.500 Hewan Langka Dilepas di Al Ula Arab Saudi, Ternyata Ada Misi Kerajaan Untuk Hal Ini.

Tayang:
Penulis: Evan Saputra CC | Editor: Evan Saputra
Agen Pers Saudi
Hewan-hewan langkah yang akan dilepasliarkan di tiga cagar alam AlUla: Sharaan, Wadi Nakhlah dan Al-Gharameel. 

Di bagian timur laut situs terdapat batu gerinda granit besar yang digunakan untuk menggiling biji-bijian makanan di dalam area pasar dan masjid. Itu ditemukan pada tahun 1996.

Penggalian dimulai di Al-Okhdood pada akhir abad ke-20. Arkeolog menemukan banyak artefak dan kuburan, beberapa di antaranya berasal dari SM Beberapa artefak yang ditemukan di sisi selatan situs tersebut berasal dari periode awal Islam.

kisah pemukiman manusia di Najran
kisah pemukiman manusia di Najran (SPA)

Benteng utama, Al-Hosn, berisi prasasti, gambar hewan dan manusia, serta nama orang yang terukir di dinding. 

Ekskavator juga menemukan sebuah masjid yang berasal dari abad pertama Hijriah di sisi utara situs, selain alat-alat batu yang digunakan manusia sejak Zaman Batu. Tembikar, kaca, dan perhiasan yang terbuat dari perak, tembaga, dan emas juga ditemukan.

Apa Itu Maqam Ibrahim? Batu Tempat Nabi Berdiri Ketika Kabah Sedang Dibangun

Ketika jamaah mengelilingi Ka'bah, mereka sering terpesona oleh Maqam Ibrahim, jejak kaki Nabi Ibrahim, disimpan dalam kotak kaca tertutup.

Maqam Ibrahim adalah batu tempat Nabi berdiri ketika Ka'bah sedang dibangun.

Batu itu berukuran panjang 50 sentimeter di setiap sisinya dan memiliki dua tapak kaki di tengahnya yang berbentuk dua lubang oval. 

Menurut sejarawan, ketika Ka'bah sedang dibangun, temboknya menjadi terlalu tinggi dan Nabi Ibrahim berdiri di atas batu yang secara ajaib mengangkatnya untuk membangun tembok dan menurunkannya sehingga dia dapat mengumpulkan batu dari putranya, Nabi Ismail.

Dr Samir Ahmed Barqah, seorang peneliti dalam sejarah Makkah dan biografi nabi, mengatakan “Itu adalah batu basah yang menahan jejak kaki Nabi Ibrahim. Jejak kakinya tetap terlihat hingga saat ini.

Maqam dan Hajar Aswad adalah bangunan tertua dan paling suci dalam Islam, berusia 4.000 tahun.  Letaknya di depan pintu Ka’bah, sekitar 10 sampai 11 meter arah timur,” ujarnya.

Maqam Ibrahim
Maqam Ibrahim (SPA)

Barqah mengatakan bahwa sejarawan Mohammed Tahir Al-Kurdi pada tahun 1367 menyatakan panjang tapak kaki adalah 22 sentimeter dan lebar 14 sentimeter.

Batu itu diatur dalam bingkai emas dan perak dan disimpan dalam kotak kaca. Selama kekhalifahan Omar Ibn Al-Khattab, banjir Nahshal melanda kota dan mencabut batu dari tempatnya. Ketika khalifah datang ke Makkah, dia memperbaiki batu itu pada posisinya saat ini. 

Itu sebelumnya di dalam kompartemen untuk melindunginya dari kerusakan dan pencurian. Namun kompartemen itu kemudian disingkirkan, dengan batu ditempatkan di dalam selubung kaca sehingga setiap jemaah dapat melihatnya.

Peneliti sejarah Saad Al-Sharif mengatakan, sepanjang waktu, batu itu selalu berada di dekat Ka'bah.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved