Minggu, 31 Mei 2026

Ramadhan 2023

Sebentar Lagi Ramadhan, Inilah Keutamaan Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan

Sebentar lagi Ramadhan, inilah keutamaan shalat tarawih di bulan Ramadhan menjurut Ustadz Adi Hidayat.

Tayang:
Penulis: Widodo | Editor: Teddy Malaka
Kompas.com
Ilustrasi berdoa setelah shalat tarawih. Inilah keutamaan shalat tarawih di bulan Ramadhan menjurut Ustadz Adi Hidayat. 

BANGKAPOS.COM -- Ramadhan 2023 atau 1444 Hijriah diperkirakan pada 23 Maret 2023 nanti.

Umat Islam dinajurkan beribadah puasa Ramadhan.

Selain puasa, ada perintah untuk menjalankan ibadah shalat tarawih.

Meksipun hukumnya sunnah, ternyata shalat tarawih memiliki keutamaan yang luar biasa.

Ibadah shalat tarawih yang sering dilakukan di awal malam tepatnya setelah shalat Isya biasanya banyak dilakukan di awal-awal Ramadhan.

Memasuki pertengahan Ramadhan dan apalagi di akhir-akhir Ramadhan biasanya masjid mulai sepi dari jamaah yang hendak melaksanakan ibadah shalat tarawih.

Fenomena tersebut sering terjadi di beberapa masjid di Indonesia.

Padahal jika kita tahu akan keutamaan shalat tarawih maka akan berat sekali meninggalkan shalat tarawih.

Berikut keutamaan shalat tarawih di bulan Ramadhan dijelaskan Ustadz Adi Hidayat dari channel YouTube FahriFahrial channel yang tayang pada 1 Mei 2021.

Keutamaan ibadah di bulan Ramadhan dalam kontek hadits disebutkan dengan kalimat shiyaam (pada siang harinya) dan dengan kalimat qiyaam (pada malam harinya).

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan jika dalam hadits shahih dijelaskan dengan redaksi yang serupa. Adapun hadits yang dimaksud adalah sebagai berikut:

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال من قام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa menegakkan Ramadhan (Khalid Basalamah: menegakkan qiyamul lail) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." [Aplikasi HaditsSoft – Shahih Bukhari - Kitab Iman - Bab Menghidupkan ibadah-ibadah sunnah Ramadhan bagian iman].

عن أبي هريرة قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه


Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." 

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan mengenai sifat shalat malam Rasulullah baik pada bulan Ramadhan (tarawih) maupun pada bulan-bulan yang lain (tahajud) seraya membacakan hadits yang bersumber dari ibunda Aisyah.

Dari Abu Salamah bin 'Abdurrahman bahwa Dia bertanya kepada 'Aisyah radliyallahu 'anhu:

"Bagaimana tata cara shalat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada bulan Ramadhan?"

Aisyah menjawab: "Beliau shalat (sunnah qiyamul lail) pada bulan Ramadhan dan bulan-bulan lainnya tidak lebih dari sebelas rakaat.

Beliau shalat empat rakaat, maka jangan kamu tanya tentang kualitas bagus dan panjangnya, kemudian beliau shalat lagi empat raka'at, maka jangan kamu tanya tentang kualitas bagus dan panjangnya kemudian beliau shalat tiga rakaat.

Aku pernah bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah engkau tidur sebelum melaksanakan shalat witir?"

Beliau menjawab: "Mataku memang tidur tapi hatiku tidaklah tidur (HR. Bukhari).

(Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved