Senin, 13 April 2026

TKW

Kisah Yeni, TKW yang Selamat dari Jeratan Maut Wowon Cs, Buru-buru Kabur ke Luar Negeri

Yeni akhirnya selamat setelah pergi ke luar negeri untuk menjadi TKW. Ia sebelumnya menjadi target karena mengatahui tindak kriminal Wowon Cs.

Penulis: Nur Ramadhaningtyas | Editor: Ardhina Trisila Sakti
ISTIMEWA/KOMPAS.com Firman Taufiqurrahman
Wowon Erawan alias Aki pelaku pembunuhan berantai (kiri) dan Lubang di pekarangan rumah Wowon yang dijadikan tempat mengubur korban (kanan). Terungkap tipu muslihat Wowon a bisa menikahi Halimah dan anaknya Ai Maemunah. 

BANGKAPOS.COM - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) bernama Yeni berhasil selamat dari jeratan maut pembunuhan berantai Wowon Cs.

Dikutip dari Tribunnews, Yeni menjadi target pembunuhan oleh tersangka Wowon Erawan alias Aki bersama Solihin alias Duloh dan M Dede Solehuddin.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan, Yeni mengaku hendak dibunuh karena mengetahui tindak kriminal para tersangka yang melakukan pembunuhan berantai di Cianjur.

"Saya juga hampir dibunuh dan melarikan diri kemudian jadi TKW," ucap Hengki menirukan perkataan Yeni, Jumat (20/1/2023) dilansir dari Tribunnews.

Baca juga: Kisah Jemaah Umrah Indonesia Dihukum Penjara di Arab Saudi, Karena Dituduh Melecehkan Wanita

Baca juga: Semeja di Acara Imlek, Molen Doakan Erzaldi Terpilih Lagi di Pilgub 2024 : Bisa Jadi dengan Molen

Baca juga: Harga Hp Samsung A73 5G Terbaru Januari 2023, Mid Range Samsung Teratas, Masih Worth It Kah Dibeli?

Yeni merupakan anggota keluarga dari salah satu tersangka yang hampir dibunuh sebelum para tersangka meracuni keluarga Wowon di Bekasi.

Perempuan itu akhirnya selamat setelah pergi ke luar negeri untuk menjadi TKW.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan bahwa Wowon Cs mengincar orang-orang yang berprofesi sebagai TKW untuk melakukan penipuan dengan modus supranatural penggandaan harta dan kesuksesan.

Akan tetapi, saat korban menagih janji para tersangka, mereka justru dibunuh.

Menurut Irjen Fadil Imran, korban memberikan uang hingga ratusan juta kepada para pelaku.

"Korban ini ada yang kasih sampai dengan Rp250 juta, Rp180 juta," ujar Kapolda Metro Jaya dilansir dari Kompas.com.

Kombes Hengki menambahkan, para korban dijanjikan penggandaan uang dan rumah bagus saat kembali ke Indonesia.

"Para saksi (korban penipuan) dijanjikan saat kembali ke Indonesia akan ada rumah bagus, penggandaan uang," ungkap dia.

Korban pembunuhan berantai Wowon Cs

Adapun salah satu korban pembunuhan Wowon Cs di Garut merupakan seorang TKW bernama Siti.

"Terkait dengan identitas yang dihanyutkan ke laut, itu atas nama Siti, yang untuk Garut," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Jumat (20/1).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved