Rabu, 29 April 2026

Berita Belitung

Modus Pencurian Perhiasan Murid TK dan SD di Belitung, Pelaku Gunakan Jepit Kuku

Berkat bujuk rayu tersebut, pelaku berhasil mengambil dua gelang dan satu kalung emas dengan total kerugian Rp5,1 juta

IST/dok Polsek Tanjungpandan
Anggota Polsek Tanjungpandan menelusuri tindak pidana pencurian perhiasan siswi SD pada Jumat (20/1/2023) 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Pencuri menyasar perhiasan murid TK dan SD di Tanjungpandan, Belitung.

Modusnya terungkap saat beraksi, bahkan pelaku ternyata menggunakan jepit kuku untuk melepaskan perhiasan korbannya.

Setelah melakukan profiling dan pengintaian beberapa hari, Tim Opsnal Polres Belitung menangkap pelaku pencurian perhiasan murid TK dan SD, Selasa (24/1/2023).

Baca juga: Kisah Jemaah Umrah Indonesia Dihukum Penjara di Arab Saudi, Karena Dituduh Melecehkan Wanita

Baca juga: Sasar Murid TK dan SD, Wanita Terduga Pelaku Pencurian Perhiasan Dibekuk Polisi

Baca juga: Ada Tempat Nongkrong Baru di Pantai Pasir Padi Pangkalpinang, Vibe Liburannya Terasa Banget!

Wanita berinisial AT itu ditangkap di sekitar Jalan Sriwijaya, Kecamatan Tanjungpandan pukul 06.45

"Iya benar hari ini telah diamankan seorang perempuan terduga pelaku pencurian perhiasan emas di beberapa sekolah," ujar Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto kepada Posbelitung.co

"Berdasarkan hasil interogasi, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Untuk barang bukti perhiasan sudah kami amankan," katanya.

Tim Opsnal Polres Belitung mengamankan terduga pelaku pencurian perhiasan pelajar pada Selasa (23/1/2023).
Tim Opsnal Polres Belitung mengamankan terduga pelaku pencurian perhiasan pelajar pada Selasa (23/1/2023). (posbelitung.co/dede s)

Modus Pelaku Pencurian Perhiasan Murid TK dan SD

Aksi pencurian perhiasan murid bermula dari laporan IN (30) orangtua korban pada Selasa (18/1/2023) pagi.

IN menuturkan awalnya ia mengantarkan putrinya ke sekolah TK seperti biasanya.

Setelah melihat anaknya masuk ke kelas, IN kemudian pulang.

Diduga, orang tidak dikenal (OTD) masuk ke area TK dan memanggil bocah tersebut.

Bocah tersebut dibawa ke toko dengan alibi membelikan makanan ringan. Setelah itu diantarkan kembali ke sekolahnya.

Ibu korban yang baru menyadari kalung putrinya hilang ketika makan siang, bersama para guru TK langsung melapor ke Mapolsek Tanjungpandan.

Kalung emas milik bocah berusia enam tahun itu diambil orang tidak dikenal dengan modus mengajak berbelanja di toko.

"Tadi saya tanya ke dia (anak) katanya tidak kenal. Cuma ada bilang disuruh bunda," kata ibu korban.

Kapolsek Tanjungpandan Kompol Dedy Nuary menerima aduan terkait dugaan pencurian kalung murid TK pada Selasa (18/1/2023).
Kapolsek Tanjungpandan Kompol Dedy Nuary menerima aduan terkait dugaan pencurian kalung murid TK pada Selasa (18/1/2023). (Posbelitung.co/Dede Suhendar)
Sumber: bangkapos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved