Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Penduduk Miskin Babel Terendah Ketiga se Indonesia

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi provinsi yang memiliki persentase dan jumlah penduduk miskin terendah di Sumatera

Penulis: Iwan Satriawan CC | Editor: Iwan Satriawan
istimewa
Bangka Pos Hari Ini 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Persentase penduduk miskin di Provinsi Bangka Belitung (Babel) pada September 2022 mencapai 4,61 persen dan berada di peringkat ketiga terendah di antara provinsiprovinsi di Indonesia.

Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa Babel pada September 2022 berada dalam lima besar provinsi dengan persentase
penduduk miskin rendah yang juga meliputi, Bali (4,53 persen), Kalimantan Selatan (4,61 persen), DKI Jakarta (4,61 persen), dan Kalimantan Tengah (5,22 persen).

Persentase penduduk miskin di Provinsi Babel selama kurun itu juga jauh lebih rendah dibandingkan dengan angka rata-rata nasional, yang sebesar 9,57 persen.

Meskipun sebetulnya di bulan September 2022 persentase penduduk miskin di Babel mengalami peningkatan 0,16 persen poin terhadap Maret 2022 lalu
menurun 0,06 persen poin terhadap September 2021.

Jumlah penduduk miskin pada September 2022 sebesar 69,69 ribu orang, meningkat 2,9 ribu orang terhadap Maret 2022 dan menurun 0,01 ribuorang terhadap September
2021.

Statistisi Madya BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sri Hapsari menyampaikan, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2022 sebesar 3,09
persen, naik menjadi 3,48 persen pada September 2022.

Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2022 sebesar 6,26 persen, turun menjadi 6,13 persen pada September 2022.

“Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi provinsi yang memiliki persentase dan jumlah penduduk miskin terendah di Sumatera yaitu sebesar 4,61
persen dan 69,69 ribu orang, atau terendah ketiga se-Indonesia,” ujar Sri Hapsari, Selasa (24/1).

Sri menyebutkan faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan selama periode Maret 2022–September 2022 antara lain saat pemerintah mengumumkan

penyesuaian harga BBM Pertalite, Solar, dan Pertamax.

Harga untuk ketiga jenis BBM tersebut mengalami kenaikan dan mempengaruhi harga-harga komoditas makanan maupun bukan makanan.

Kemudian, September 2022 inflasi tahun kalender sebesar 4,87 persen dan secara tahun ke tahun sebesar 6,67. Sementara periode Maret 2022 - September
2022, angka inflasi umum tercatat sebesar 3,80 persen.

“Selanjutnya faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan, Menurut PDRB lapangan hulusaha, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, dan sektor perdagangan merupakan sektor unggulan yang memiliki share terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan III-2022,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata Sri, Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menurun. NTP kondisi September 2022 tercatat sebesar 119,03, mengalami

Halaman
123
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved