Putri Candrawathi Ungkap Langsung Dibawa Ferdy Sambo Ke Tempat Ini Usai Dengar Letusan: Saya Marah
Putri Candrawathi mengatakan dia meninggalkan Ferdy Sambo untuk menuju ke kamarnya setelah menceritakan pelecehan yang dilakukan Brigadir J
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Ardhina Trisila Sakti
BANGKAPOS.COM- Putri Candrawathi mengenang detik-detik peristiwa kematian Brigadir J di kediamannya, 8 Juli 2022 lalu.
Hal itu disampaikannya saat diberikan kesempatan untuk membacakan pledoi atau nota pembelaan mengenai kasus pembunuhan Brigadir J, Rabu (26/1/2023).
Pledoi yang ia beri judul "Surat dari Balik Jeruji, Jika Tuhan Mengizinkan Saya Ingin Kembali Memeluk Putra-putri Kami," itu berisi berbagai ungkapan perasaannya, dan sejumlah hal yang ingin ia sanggah dari anggapan publik yang menurutnya bertolak belakang.
Tak cuma itu, jika mendengarkan secara saksama pledoi Putri, kita akan kembali dibawa ke peristiwa 'polisi tembak polisi' yang menyayat hati.
Baca juga: Jadi Wanita Panggilan di Serial Open BO, Wulan Guritno Tak Butuh Pemeran Pengganti
Baca juga: Jadi Universitas Pertama di Kota Pangkalpinang, Universitas Anak Bangsa Unggulkan 3 Fakultas
Baca juga: Hotman Paris Buka Suara Soal Aib Venna Melinda yang Jadi Senjata Ferry Irawan: Sudah Tidak Relevan
Baca juga: Bukan Hanya Wulan Guritno, Shalom Razade Putrinya Juga Main Web Series Kitab Kencan
Putri Candrawathi menyampaikan dengan lembut kejadian itu dari sudut pandangnya.
Termasuk ketika Ferdy Sambo, suami tercintanya membawa Putri keluar dari kamar usai tragedi berdarah itu terjadi.
Ketika itu Putri mengatakan dia meninggalkan Ferdy Sambo untuk menuju ke kamarnya setelah menceritakan pelecehan yang dilakukan Brigadir J.
"Hari itu saya lelah sekali. Saya mendengar beberapa letusan keras di rumah tempat saya beriistirahat. Dalam kondisi lelah saya menutup telinga dan kaget luar biasa. Sambil bertanya dalam hati apa yang terjadi di luar sana," jelas Putri Candrawathi.
Tak lama berselang, dikatakannya Ferdy Sambo datang menghampiri Putri di kamar dan langsung membawa dirinya keluar.
"Dalam keadaan masih cemas, suami membuka pintu terburu-terburu, masuk kamar dan langsung mendekap kepala saya di dadanya, dan langsung menuntun saya sampai garasi," kata Putri.
Setelah itu Putri mengaku langsung diantar Ricky Rizal kembali ke Saguling.
"Di tanggal 9 barulah suami saya mengatakan Bharada E telah menembak Brigadir J," lanjutnya.
Putri sangat kaget atas peristiwa tersebut, imbas dari perlakuan Brigadir J terhadap dirinya.
"Waktu dia menjelaskan peristiwa itu, saya marah ke suami saya karena saya dibawa-bawa dalam peristiwa tersebut," tandasnya.
Menangis baca Pledoi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20221125-Putri-Candrawathi-di-Pengadilan-Negeri-Jakarta-Selatan-okerss.jpg)