Berita Sungailiat
Kadis PUPR Bangka Dimutasi, Mulkan Tak Ingin Rambut Ismir Semakin Rontok
Bupati Bangka Mulkan mengakui dalam mutasi pejabat pratama di Pemkab Bangka ini banyak yang bertanya-tanya mengapa Kepala Dinas PUPR Ismir diganti ata
Penulis: edwardi |
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Bupati Bangka Mulkan mengakui dalam mutasi pejabat pratama di Pemkab Bangka ini banyak yang bertanya-tanya mengapa Kepala Dinas PUPR Ismir diganti atau dirotasi dengan Kepala DLH Bangka Meina Lina yang tidak lama lagi bakal masuk usia pensiun.
"Pak Ismir ini pejabat usia muda baru 40 tahun, berarti masih masih 20 tahun lagi jadi pegawai, kalau beliau terus berada di Dinas PUPR dikhawatirkan rambut di kepalanya (Ismir -red) bakal makin rontok, ini saja sudah 2 tahun 5 bulan jadi kepala PUPR rambutnya sudah mulai habis," jelas Mulkan disambut derai tawa hadirin saat sambutan pelantikan dan sumpah jabatan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Bangka di oR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Jumat (27/01/2023) sore.
Mulkan juga terus memotivasi Ismir ke depan ada kemungkinan bisa menjadi calon Sekda (sekretaris daerah) Kabupaten Bangka.
"Pak Sekda Bangka saat ini bakal pensiun di Tahun 2024, karena syarat untuk menjadi sekda itu minimal harus dua kali menjadi kepala dinas, jadi pak Ismir jangan berpikiran buruk dengan pak bupati. Hal ini bisa saja semata-mata untuk promosi beliau ke depan, siapa lagi yang akan kita promosikan kalau bukan anak muda ini," ujar Mulkan.
Diakuinya, teman-teman media pasti ikut bertanya-tanya ada apa pak Bupati memindahkan pak Ismir, jadi jawabannya tidak ada apa-apa, ini hanya sebagai upaya mempersiapkan calon pejabat muda.
"Siapa tau di Pilkada Bangka Tahun 2024 nanti saya masih terpilih menjadi Bupati Bangka, jadi jangan berpikir negatif, ini siapa tau jadi persiapan ke depan," imbuhnya.
Ditambahkannya, sedangkan untuk Pak Boy Yandra yang diangkat menjadi Staf Ahli Bupati (SAB) sebenarnya beliau tidak masuk dalam mutasi ini, namun beliau meminta karena ada masalah kondisi kesehatan.
"Kita semua tau Pak Boy Yandra ini kinerjanya bagaimana, jadi bukan punishmen menjadi Staf Ahli Bupati. Dan memang ada keterangan dari dokter kalau pak Boy saat ini tidak boleh dibebani pekerjaan yang terlalu berat," jelas Mulkan. (Bangkapos.com/Edwardi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230127-Bupati-Bangka-Mulkan-melantik-dan-mengambil-sumpah-jabatan-pejabat-struktural.jpg)