Kisah Dukun Pengganda Uang Selamat Dari 2 Kali Percobaan Pembunuhan, Diracun, Ditabrak Masih Hidup
-Kisah seorang pria yang diduga sebagai dukun pengganda uang selamat dua kali dari percobaan pembunuhan.
BANGKAPOS.COM--Kisah seorang pria yang diduga sebagai dukun pengganda uang selamat dua kali dari percobaan pembunuhan.
Adapun tersangka yang mencoba membunuh dukun pengganda uang adalah DP (18) warga Mlati Sleman bersama komplotannya UR (46) warga Tegalrejo Yogyakarta, M alias Imung (42) dan SB alias Monro (29), keduanya warga Ngaglik, Sleman.
Aksi percobaan pembunuhan pun dilakukan mulai dari meracuni korban hingga ditabrak. namun pria berinsial S (50) warga Sayegan Sleman selamat.
Tersangka melakukan percobaan pembunuhan lantaran sakit hati, karena uang sebanyak Rp50 juta dinajikan jadi Rp5 Miliar tak kunjung kembali.
Padahal sudah dinantikan selama empat bulan, uang Rp50 juta tak kunjung jadi miliaran.
Emosi dan sakit hati, pelaku memutuskan untuk menghilangkan nyawa.
Otak pelaku percobaan pembunuhan adalah pemuda berinisial DP, (18) warga Mlati, Sleman.
Dia diringkus petugas dari Satreskrim Polresta Sleman, bersama komplotannya, yakni UR (46) warga Tegalrejo Yogyakarta, M alias Imung (42) dan SB alias Monro (29), keduanya warga Ngaglik, Sleman.
Kelompok pelaku ini melakukan percobaan pembunuhan terhadap S (50) warga Seyegan, Kabupaten Sleman.
Motifnya sakit hati karena uang yang dijanjikan untuk digandakan tak kunjung ada hasil.
"Tersangka DP ini telah menyerahkan uang sebesar 50 juta kepada korban untuk digandakan.
"Namun setelah 4 bulan tidak ada hasilnya, kemudian tersangka merasa sakit hati lalu mempunyai niat untuk menghabisi korban," ujar KBO Reskrim Polresta Sleman, Iptu M. Safiudin di Mapolresta Sleman, Kamis (2/2/2023).
Kronologi Percobaan Pembunuhan
Percobaan pembunuhan itu dilakukan pada Sabtu, 28 Januari sekira pukul 01.00 dini hari.
Saat menjalankan aksinya, pelaku DP meminta bantuan tiga rekannya.