Jumat, 8 Mei 2026

Inilah Fakta dan Kecanggihan Bard, AI Google yang Segera Dirilis untuk Saingi ChatGPT

Bard adalah semacam chatbot yang berbasis teknologi AI besutan Google, LaMDA, dan disebut-sebut akan menyaingi ChatGPT. Ini fakta dan kecanggihannya.

Tayang:
Editor: Dedy Qurniawan
Blog Google
Bocoran tab search Bard. Bard adalah semacam chatbot yang berbasis teknologi AI besutan Google, LaMDA, dan disebut-sebut akan menyaingi ChatGPT. Ini fakta dan kecanggihannya. 

3. Bisa digunakan untuk perencanaan

Menurut Pichai, Bard nantinya bisa digunakan untuk berbagai hal seperti merencanakan suatu acara, membandingkan film, mencari resep makan siang, penemuan-penemuan baru dari lembaga ilmu pengetahuan internasional, dan masih banyak lagi.

“Salah satu peluang yang paling menarik adalah bagaimana AI dapat memperdalam pemahaman kita tentang informasi dan mengubahnya menjadi pengetahuan yang berguna secara lebih efisien, memudahkan orang memahami inti dari apa yang mereka cari dan menyelesaikan sesuatu,” jelasnya.

Dia mencontohkan, ketika orang memikirkan tentang Google, maka biasanya mereka akan mengetik jawaban yang cepat dan faktual.

Seperti “berapa banyak tuts yang dimiliki piano?”

Namun, ada juga ketika orang menggunakan Google, dia membutuhkan pemahaman yang lebih dalam.

Seperti “apakah piano atau gitar mudah untuk dipelajari? berapa banyak latihan?”.

“AI dapat membantu pada saat-saat seperti ini, mensintesiskan wawasan untuk pertanyaan yang tidak memiliki jawaban yang benar,” paparnya.

“Anda akan segera melihat fitur yang didukung AI di Penelusuran yang menyaring informasi kompleks dan berbagai perspektif ke dalam format yang mudah dicerna, sehingga Anda dapat dengan cepat memahami gambaran besarnya dan mempelajari lebih lanjut dari web,” tambah dia.

4. Masih dalam bentuk eksperimen

Meski demikian, Pichai mengatakan Bard masih dalam bentuk eksperimen.

Pichai tidak menyebutkan di mana pengguna bisa mengakses dan menggunakan Bard.

Pasalnya saat ini, ia mengatakan Bard sedang dalam tahap eksperimen, dan hanya bisa dijajal oleh sejumlah "penguji terpercaya" saja.

Penguji terpercaya ini merupakan sekelompok orang yang dipilih secara acak oleh tim pihak ketiga Google, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Search Engine Land, Selasa (7/2/2023).

Kabarnya, orang-orang tersebut berasal dari grup pengguna yang unik dan berbeda, baik secara kategori atau demografi pengguna, maupun secara lokasi atau wilayah tinggal pengguna tersebut.

Para penguji ini lantas dipilih Google untuk meningkatkan berbagai layanan dan produk Google sebelum meluncur.

Hal itu dilakukan supaya produk-produk tersebut lancar dan tidak memiliki masalah ketika nantinya resmi dipakai orang banyak.

Itulah 4 fakta dan kecanggihan Bard, teknologi AI Google yang bakal saingi ChatGPT. (*/Tribun Jogja)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved