Gempa Turki
Benarkah Gempa Turki Ulah AS Lewat HAARP, Bisa Mengendali Cuaca di Dunia, Berikut Penjelasannya
Belasan ribu orang tewas, AS disebut hukum Turki karena tak kerjasama kirim gempa dahsyat lewat HAARP yang bisa mengendalikan cuaca dan gempa di dunia
BANGKAPOS.COM, ISTANBUL, - Gempa dengan kekuatan magnitudo 7,8 SR telah mengguncang Turki dan Suriah.
Belasan ribu orang tewas tertimpa reruntuhan gedung akibat gempa tersebut.
Tak terkecuali diantara ada satu warga negara Indonesia ikut tewas dalam bencana tersebut.
Isu mengabarkan bahwa gempa dahsyat yang melanda kedua negara tersebut ulahnya Amerika Serikat.
Disebutkan peran Amerika Serikat dalam gempa yang menelan korban belasan ribu itu menggunakan HAARP (High-Frequency Active Auroral Research Program) atau Program Penelitian Auroral Aktif Frekuensi Tinggi.
Dikabarkan HAARP merupakan salah satu senjata milik Amerika Serikat dalam hal rekayasa cuaca hingga menciptakan gempa di seluruh belahan dunia.
Untuk mengkamuflasenya bahwa HAARP salah satu senjata milik AS, dibuatlah seolah-olah seperti sebuah lembaga studi atau penelitian saja.
Dilansir Kompas.com, teori konspirasi keterlibatan badan penelitian HAARP milik Amerika Serikat ini muncul dari banyaknya cuitan di Twitter.
Kebenarannya pun belum bisa dikonfirmasi.
Lantas apa itu teknologi HAARP dan bagaimana hal itu bisa memicu gempa?
Seperti dilansir dari laman Geo TV, HAARP adalah inisiatif penelitian AS yang telah aktif sejak awal 1990-an.
Meskipun proyek tersebut memiliki beberapa tujuan, kemajuan teknologi komunikasi radio dianggap sebagai fokus utamanya.
"HAARP adalah pemancar berfrekuensi tinggi berkekuatan tinggi yang paling mumpuni di dunia untuk mempelajari ionosfer," bunyi rilis Universitas Alaska.
"Pengoperasian fasilitas penelitian dipindahkan dari Angkatan Udara Amerika Serikat ke University of Alaska Fairbanks pada 11 Agustus 2015, memungkinkan HAARP untuk melanjutkan eksplorasi fenomenologi ionosfer melalui perjanjian penelitian dan pengembangan kerjasama penggunaan lahan," lanjutnya.
Banyak orang yang menggunakan media sosial berpikir bahwa HAARP digunakan untuk menghukum Turkiye karena menolak bekerja sama dengan Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20230207-gempa-turki.jpg)